Agus Rahardjo : Selama Empat Tahun, 1.893 Laporan Masyarakat Sumut ke KPK

Ketua KPK Agus Rahardjo (kedua dari kiri) memberi orasi ilmiah di Kampus USU, Medan, Jumat (7/4/2017). foto : fir/pojoksumut

Ketua KPK Agus Rahardjo (kedua dari kiri) memberi orasi ilmiah di Kampus USU, Medan, Jumat (7/4/2017). foto : fir/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo memberi ceramah atau orasi ilmiah di Kampus Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Jumat (7/4/2017).

Ceramah tersebut mengangkat topik ‘Kondisi Terkini Pemberantasan Korupsi di Indonesia’.

Hadir pada ceramah itu, Ketua Majelis Wali Amanat USU, Todung Mulya Lubis beserta jajaran, Rektor USU Runtung Sitepu, dan sivitas akademika. Turut hadir, Gubernur Sumut HT Erry Nuradi dan Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution.

Dalam ceramahnya, Agus menekankan bahwa korupsi jangan menjadi budaya. Banyaknya pejabat yang terlibat pungutan liar (pungli) dan korupsi membuat citra Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi negatif. Oleh karena itu, sistem pada pemerintahan harus diperbaiki agar tidak lagi terjadi korupsi.

“Perbaikan birokrasi yang lebih baik lagi harus segera dilakukan. Selain itu, membangun sistem yang akuntabel,” ujar Agus.

Diutarakannya, dalam memberantas korupsi sangat dibutuhkan partisipasi masyarakat. Untuk itu, agar dapat berkontribusi caranya dengan melaporkan atau memberi informasi.

“Berdasarkan data pengaduan masyarakat Sumut yang masuk ke KPK selama empat tahun terakhir (2014-2017), mencapai 1.893 pengaduan. Rinciannya, tahun 2014 sebanyak 815 laporan, tahun 2015 505 pengaduan, tahun 2016 431 pengaduan dan 144 pengaduan tahun 2017,” ungkap Agus.

Dia membeberkan, dari 1.893 pengaduan masyarakat Sumut terdapat lima wilayah yang paling banyak. Di antaranya, Medan sebanyak 744 laporan, Deliserdang 121 laporan, Langkat 92 pengaduan, Asahan 64 pengaduan dan Sibolga 57 laporan.

“Laporan-laporan yang diadukan masyarakat Sumut, didominasi penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan kerugian negara. Kemudian, penyuapan, perbuatan curang, penggelapan dalam jabatan, gratifikasi, dan tidak pidana lain yang berkaitan dengfan tidak pidana korupsi,” paparnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

SAH! Besok Kita Lebaran

Menurutnya, hilal terlihat di pada sudut ketinggian 3,88 derajat dengan umur bulan 8 jam 15 menit dan 24 detik. Hal …