Tuduhannya Salah Terkait Jingle Timses Anies-Sandi, Pastor Gilbert Akhirnya Minta Maaf

Permintaan maaf Pastor Gilbert di media sosial

Permintaan maaf Pastor Gilbert di media sosial

POJOKSUMUT.com, PERMINTAAN maaf akhirnya keluar dari Pastor Gilbert Lumoindong, ini terkait tuduhannya kepada kubu Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Gilbert mengaku cuitannya soal jingle “Kobarkan Semangat” yang dinilai menjiplak lagu rohani Isarel adalah salah.

Faktanya, tim sukses Anies-Sandi menggubah lagu tersebut dari seorang musisi bernama Khaled. Judul lagunya adalah C’est La Vie.

Belakangan, justru lagu “Harlem Malekh” yang meniru pertama kali karya Khaled ini.

“Ternyata memang lagu “Kobarkan Semangat” pemenangan Anies-Sandy berasal dari lagu asli, Khaled; C’est La Vie #maaf,” ujar dia lewat akun Twitter @PastorGilbertL, Jumat (7/4/2017).

Permintaan maaf Gilbert lantas ditanggapi sejumlah netizen. Salah satunya Yoana Greissia. Melalui akun @Greissia, perempuan yang mengaku pendukung Ahok-Djarot, ini menilai apa yang disampaikan Gilbert salah.

“Sorry pastor, this time you were wrong… sy dukung Ahok tp melodi Hashem Melech sendiri diambil dr C’est La Vie,” cuit dia.

“Anda benar terima kasih untuk penjelasannya&koreksinya; harus kita akui @PKSejahtera wajar menggubah lagu “KOBARKAN SEMANGAT” thanks,” timpal Gilbert menanggapi pernyataan Yoana.

Sebelumnya, Gilbert diketahui mengomentari ihwal lagu yang menjadi jingle kampanye pasangan calon nomor urut tiga, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Dilansir dari akun Twitter @PastorGilbertL, pendeta ini menilai tim Anies-Sandi diduga telah membajak lagu rohani Israel berjudul “Hashem Melekh”.

“Rekan2 @PKSejahtera tahun nggak ya, lagu ini bajak lagu rohani Israel “Hashem Malekh”?,” tanya dia sambil memposting screen capture video youtube channel PKS Tv.

Hingga berita ini diturunkan, cuitan Gilbert mendapat reaksi beragam dari para netizen.

Sementara timses Anies-Sandi belum memberikan keterangan resmi ihwal pernyataan Gilbert.(mam/JPG/nin)



loading...

Feeds