Wagubsu Geram Kadis Tamben Terjaring OTT Usai Rakor Bersama KPK

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumut, Eddy Saputra Salim saat digelandang Tim OTT Saber Pungli Polda Sumut, kemarin (6/4/2017).
foto : sutan siregar/sumutpos/JPG

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumut, Eddy Saputra Salim saat digelandang Tim OTT Saber Pungli Polda Sumut, kemarin (6/4/2017). foto : sutan siregar/sumutpos/JPG

POJOKSUMUT.com, BINJAI-Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), Brigjen TNI (purn) Nurhajizah Marpaung mengaku geram dan marah saat mendengar informasi penangkapan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Kadis Tamben) Sumut, Eddy Saputra Salim oleh Tim Saber Pungli Polda Sumut.

Sebab, pada hari yang sama KPK berkunjung justru pada hari itu juga ada penangkapan terhadap Eddy Saputra Salim.

“Bagaimana kita enggak dongkol, KPK belum sampai di Jakarta sudah ketangkap (Eddy),” kata Wagubsu saat menghadiri lauching program zakat community development di Binjai, Sumut, Jumat (7/4/2017).

Dia mengaku tidak enak hati kepada pimpinan KPK, Basaria Panjaitan lantaran berpesan kepadanya agar tidak ada lagi penangkapan terhadap kadis atau pun pejabat lainnya.

“Ini kan (penangkapan Eddy) mempermalukan semua orang,” ucapnya.

Ia melanjutkan, Basaria pun sudah meminta tolong agar dia membenahi Sumut sehingga tidak ada lagi korupsi.

“Saya ke Sumut beliau ke KPK kita sudah berjanji, eh malah dianya (Eddy) main-main,” tuturnya.

Wagubsu menambahkan, dirinya berjanji akan menggelar rapat dan memberikan pengarahan kepada setiap SKPD secara terpisah agar tidak lagi mengulangi perbuatan seperti yang dilakukan Eddy.

Sebagaimana diketahui, Eddy Saputra Salim diamankan, usai menerima uang yang diduga suap dari pelaku bisnis tambang. Disinyalir uang suap itu untuk izin pertambangan galian C.

OTT itu terjadi sesaat Pemprov Sumut usai melakukan acara penandatanganan komitmen dan Rapat Koordinasi, Supervisi Pencegahan dan Penindakan Korupsi Terintegrasi bersama Komisi Pemberantasan Korups (KPK), Kamis (6/4/2017).

Acara yang berlangsung di Aula Martabe Kantor Gubernur Sumut itu juga dihadiri oleh Eddy Saputra Salim. Bahkan pimpinan KPK, Basaria Panjaitan juga ikut melakukan tanda tangan pada acara itu.

Selain Basaria, juga hadir Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Sri Wahyuningsih, dan lainnya tersebut. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds