1,5 Hektar Ladang Ganja Ditemukan di Panyabungan

ilustrasi
pixabay

ilustrasi pixabay

POJOKSUMUT.com, MADINA-Ladang ganja seluas 1,5 hektar berhasil ditemukan Tim dari Badan Narkotika Nasional RI dibantu personil BNNK Mandailing Natal (Madina) bersama personil dari Brimob Poldasu juga personil Polres Madina.

Ini diungkap saat melakukan operasi pemusnahan ladang ganja di Tor Sihite, Panyabungan Timur dan wilayah Desa Simandolam, Kecamatan Kotanopan.

Hasilnya, tim dari BNN RI yang dikoordinir oleh Analis Pemetaan Jaringan Narkotika BNN RI, Kombes Pol Ghiri Prawijaya menemukan ladang ganja seluas 1,5 hektare (Ha). Padahal, beberapa hari sebelumnya Polres Madina juga menemukan dan memusnahkan ladang ganja seluas 2 Ha.

Kepala BNNK Madina AKBP S Bangko kepada Metro Tabagsel (grup pojoksumut), Jumat (7/4/2017) mengatakan, operasi tersebut dilaksanakan pada Kamis (6/4/2017) lalu.

“Hasilnya, tim menemukan dan memusnahkan ladang ganja seluas lebih kurang 1,5 ha. Bervariasi ada yang udah dipanen dan masih dijemur termasuk barang bukti ganja kering dalam karung. Seluruhnya dimusnahkan dengan cara dibakar. Batang ganja yang dimusnahkan ada puluhan ribu batang. Ladang ganja ditemukan di bukit Tor Sihite Desa Simandolam Kecamatan Kotanopan juga Kecamatan Panyabungan Timur,” ungkap AKBP S Bangko.

Bangko menerangkan, penemuan ladang ganja tersebut dilakukan oleh Tim berantas BNNK Madina dan dibantu masyarakat setempat yang tidak mau daerahnya dicemari oleh tanaman ganja.

“Kami dari BNNK Madina mengharapkan kepada seluruh masyarakat agar mau memberikan informasi tentang keberadaan ladang yang ada di wilayahnya. Agar ditindak lanjuti pemusnahan oleh aparat keamanan bersama BNN,” imbaunya.

Sementara, koordinator tim BNN RI, Kombes Pol Ghiri Prawijaya kepada wartawan mengatakan, dalam pemetaan ladang ganja tersebut, BNN RI telah bekerja sama dengan LAPAN, menggunakan satelit. Hasil pencarian satelit tersebut, ditemukan masih ada ladang ganja di titik bukit Tor Sihite.

“Kami bekerja sama dengan LAPAN dan menggunakan satelit guna mengetahui keberadaan ladang ganja tersebut. Hasil temuan satelit ini ditindaklanjuti personil BNNK Madina guna memastikan keberadaannya. Ternyata benar, kami menemukan ladang ganja seluas sekira 1,3 hingga 1,5 Ha di Tor Sihite,” ujar Ghiri.

Ia memastikan, negara tidak akan membiarkan peredaran narkotika ini, dan tidak hanya fokus pada pemusnahan, tetapi juga pencegahan sekaligus program alih fungsi.



loading...

Feeds