Wow! Tiga Minggu, Seribu Jersey Essien Ludes Terjual

Michael Essien.
foto : Radar Bandung/JPG

Michael Essien. foto : Radar Bandung/JPG

POJOKSUMUT.com, MAGNET Michael Essien masih cukup kuat di tanah air. Ya, sejak bergabung ke Persib Bandung, keberadaan Essien berdampak kepada penjualan jersey original juara ISL 2014.

Terhitung, hampir seribu jersey bertuliskan Essien dibeli oleh Bobotoh. Pada 14 Maret 2017, menjadi hari bersejarah bagi Persib karena sukses mendatangkan mega bintang Michael Essien.

Bahkan, untuk mendapatkan jasa mantan bintang Chelsea itu, manajemen merogoh kocek hingga belasan miliar rupiah dan memecahkan rekor kontrak di Indonesia.

“Hampir mencapai seribu jersey yang kejual,” kata Manajer Merchandise PT Persib Bandung Bermartabat, Achmad Gunawan.

Iwan, sapaan akrabnya, menjelaskan, permintaan tidak hanya berasal dari Bobotoh melainkan para pemain Persib sendiri. “Banyak pemain yang pesen jersey nama Essien, mungkin untuk keluarganya. Tapi cukup banyak dari luar Bandung yang pesan,” jelas dia.

Lebih lanjut Iwan mengatakan, hingga saat ini permintaan jersey bertuliskan nama Essien masih mengantre di tempat penjualan merchandise Persib di Jalan Sulanjana, Kota Bandung.

“Jadi, seribu jersey itu musim lalu. Untuk yang musim sekarang banyak yang meminta tapi saat ini masih sistem pre order,” ucapnya. Sementara jersey original Persib yang digunakan saat kompetisi TSC tersisa lebih dari 5.000 potong.

Iwan merinci, jersey Kim Jeffrey Kurniawan berhasil terjual sebanyak 400 potong disusul Atep 300 potong, Hariono 300 potong, Vladimir Vujovic 300 potong dan Sergio van Dijk 300 potong.

“Kalau untuk detailnya itu nggak beda jauh antara Kim dan Atep. Kemudian ke bawah bedanya hanya puluhan, tapi tidak berbeda jauh. Nama-nama ini memang biasanya paling banyak dicari Bobotoh setiap musimnya,” katanya.

Lebih lanjut Iwan menjelaskan, penjualan jersey pemain dipengaruhi dari konsistensi permainan dan prestasi Persib.

“Yang membuat kaget musim ini ya Kim. Mungkin karena penampilannya yang baik karena sempat anjlok di awal musim, kemudian terus meningkat. Kebanyakan pembelinya kaum hawa,” kata dia. (pra/JPG/nin)



loading...

Feeds