PSMS Malu di Teladan, Kalah 0-2 dari Arema

Pemain PSMS beradu dengan pemain Arema dalam pertandingan uji coba di Stadion Teladan, Minggu (9/4/2017) sore.

Pemain PSMS beradu dengan pemain Arema dalam pertandingan uji coba di Stadion Teladan, Minggu (9/4/2017) sore.

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Skuad PSMS Medan harus malu di hadapan pendukungnya sendiri, setelah ditaklukkan Arema FC dengan skor 0-2 di Stadion Teladan, Minggu (9/4/2017).

Gol kemenangan Arema dicetak pada awal babak kedua lewat sundulan Jad Noureddin menit 46.

Dan, gol kedua dicetak Andrianto menit 77.

Dengan hasil ini, Ayam Kinantan-julukan PSMS, bisa disebut mandul. Mengingat dari empat kali uji coba melawan Persib (0-0), PS TNI (kalah 0-1), PS AD (kalah 0-1) lalu melawan Arema kalah 0-2.

Pada babak pertama, PSMS mengawali serangan lewat striker mudanya Frets Listanto pada menit ke-4 lewat sundulan kepala yang masih jauh di atas gawang Arema yang dikawal Kurnia Mega.

Sang Bintang Singo Edan-julukan Arema, Gonzales juga mencoba peluang lewat sundulan usai menerima umpan Syaiful Indra tapi masih melebar dari mistar gawang PSMS.

Semenit kemudian, Adam Alis, gelandang Arema yang sore tampil cukup gesit harus menerima kartu kuning usai menjegal Choirul Hidayat.

Adam Alis terus membuka peluang gol Arema dengan tendangan dari jarak jauh menit ke 17. Tapi, kembali masih melebar.

Pertandingan yang dipimpin wasit Junaidi kian sengit. Pada menit 19 giliran pemain PSMS Choirul Hidayat yang dikartu kuning karena melakukan pelanggaran ke Dedik Setiawan.

Peluang emas tercipta menit 22 saat Dimas Sumantri menggiring bola sendiri dari sisi kanan lapangan hingga ke depan gawang Arema. Pemain bernomor punggung 23 itu melepaskan tendangan, sayang masih bisa ditangkap Kurnia Mega.

PSMS melakukan dua kali pergantian pemain dengan mengeluarkan Choirul dengan memasukkan Derry Herlangga menit 28 dan Dwi digantikan Dimas Drajat menit 35.

Sedangkan, Arema juga tak kalah dalam menciptakan peluang. Gol untuk tim tamu nyaris tercipta pada menit akhir babak pertama.

Sundulan Gonzales tepat di tengah gawang PSMS. Namun, golnya gagal lantaran dua bek PSMS langsung sigap, mengingat kiper PSMS, Abdul Rohim sudah kehilangan posisi.

Gonzales sempat bereaksi ke wasit dengan menunjuk isyarat tangan. Sundulannya terlihat sekilas terhalangan tangan bek PSMS.

Namun, wasit tetap melanjutkan pertandingan.

Arema mengganti pemainnya Dedik Setiawan dengan Dendi Santoso menit 42.

Hingga laga babak pertama usai skor 0-0 bertahan.

Selanjutnya pada babak kedua, memulai pertandingan Arema mengganti beberapa lima pemain sekaligus.

Kurnia Mega, Gonzales, Johan Alfarizi, Syaiful Indra, Adam Alis dan Ferry Aman Saragih keluar digantikan Dwi Kuswanto, Juanda Irawan, Ahmad Bustomi, Sunarto dan Benny Wahyudi

Bahkan Benny hanya bertahan beberapa menit berada di lapangan, dan harus keluar lagi karena cedera dan digantikan Dio Permana.

Petaka PSMS mulai terjadi pada menit pertama babak kedua. Kemelut di depan gawang PSMS berhasil dimanfaatkan Jad Noureddin lewat sundulan kepala.

Selanjutnya gemuruh stadion tak terbendung saat blunder bek PSMS dan kiper PSMS Abdul Rohim menit 77.

Abdul Rohim yang sudah terlalu maju ke depan dan tidak di wilayah gawang tak bisa lagi mengejar bola yang langsung disambut Andrianto.

Tendangan Andrianto melesat indah ke gawang PSMS.

Kedudukan pun berubah menjadi 2-0 untuk Arema hingga pertandingan usai. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds

Tak Terasa Padi Sudah 20 Tahun

Namun semua itu gagal. ’’Jalannya memang harus vakum, bukan mencari personil lain sebagai pengganti, atau bahkan bubar,’’ paparnya.