Waduh! Hari Pertama UN SMA/MA di Medan Diwarnai Listrik Padam

Suasana di Kota Medan saat terjadi pemadaman bergilir 
foto: sumut pos/jpg

Suasana di Kota Medan saat terjadi pemadaman bergilir foto: sumut pos/jpg

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Atas dan Madrasah Aliyah (SMA/MA) yang digelar serentak secara nasional diwarnai listrik padam, Senin (10/4/2017).

Akibatnya, sejumlah sekolah maupun madrasah di Medan yang menggelar UN Berbasis Komputer (UNBK) panik. Mereka kebingungan lantaran jaringan dan server yang digunakan untuk meng-upload soal ujian tidak terkoneksi.

Kepala MA Negeri 2 Model Medan, Burhanuddin mengungkapkan, pemadaman yang terjadi disaat selesai ujian sesi kedua atau jeda waktu menuju sesi ketiga. Pemadaman berlangsung hanya sekira 5 menit.

“Kita sudah siap-siap meng-upload soal ujian sesi ketiga. Tapi itulah, tiba-tiba listrik padam. Lalu saya menghubungi langsung ke PLN dan dibilangnya tidak lama akan hidup kembali. Menurut mereka, pemadaman dilakukan karena ada penggantian pembangkit listrik,” ungkap Burhanuddin.

Diutarakannya, pemadaman tersebut sudah pasti mengganggu pelaksanaan ujian. Apalagi terjadi pada saat siswa melaksanakan ujian, dan tentunya sangat kacau sekali.

“Untungnya pas waktu jeda. Tapi, kita sempat panik juga dan kalut karena baru pertama menggelar UNBK,” sebut Burhanuddin.

Dia menuturkan, peristiwa listrik padam tersebut dapat dijadikan pelajaran untuk mengantisipasinya sewaktu-waktu terjadi. Namun demikian, diharapkan tidak terjadi karena dapat merugikan terutama siswa yang menjadi peserta UN.

“Kita menganggap sebagai shock terapi. Sebab, peserta UN MAN 2 mencapai 675 siswa. Jadi, bagaimana tidak panik dan galau dengan jumlah peserta sebanyak itu,” cetusnya.

Tak jauh diutarakan Kepala SMA Negeri 4 Medan, Ramly. Dia mengakui memang sempat terjadi pemadaman hingga membuat panik. Akan tetapi, pihak sekolah sudah mengantisipasi terlebih dahulu dengan menyiapkan genset.

“Pemadaman listrik terjadi pada waktu istirahat sesi kedua. Lalu, kita menghidupkan genset. Kita juga menghubungi PLN kenapa bisa padam. Tapi untungnya, sebelum sesi ketiga dimulai ternyata listrik sudah hidup kembali,” sebut Ramly. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds