Diminta Meninggalkan Gaya Rap-rap, Begini Tanggapan Pelatih PSMS

Skuad PSMS saat melawan Arema Malang di Stadion Teladan, Minggu (9/4/2017)

Skuad PSMS saat melawan Arema Malang di Stadion Teladan, Minggu (9/4/2017)

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Pertandingan persahabatan PSMS Medan lawan Arema FC di Stadion Teladan Medan Minggu (9/4/2017) menyisakan banyak pekerjaan bagi pelatih PSMS, Mahruzar Nasution. Mengingat, dari empat pertandingan uji coba terakhir, tak satu golpun tercipta dari Legimin dkk.

Namun, tak hanya itu yang jadi perhatian. Ini terkait saran Pelatih Arema, Aji Santoso, usai pertandingan agar Ayam Kinantan-julukan PSMS, agar klub kebanggaan Kota Medan ini segera meninggalkan gaya permainan rap-rap yang selama ini jadi ciri khas.

Aji berpandangan gaya permainan konvensional yang diterapkan PSMS dinilai sudah ketinggalan zaman.

Saran Aji inipun langsung dibantah Mahruzar, menurutnya PSMS dan rap-rap adalah satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan. Gaya permainan keras ala Medan disebutnya sudah mendarah daging.

“Permainan keras akan dimainkan terutama saat ketinggalan (gol), tentunya kami akan melakukan pressing. Dan sebenarnya sebutan rap-rap itu hanya bahasa yang digunakan anak-anak Medan yang bermakna pressing,” terang Mahruzar, saat disambangi di Stadion Kebun Bunga Medan, Senin (10/4/2017).

“Setiap kali ketinggalan, pola itu pastinya akan dimainkan para pelatih, dan metode pressing itu tidak akan bisa diubah,” tegasnya.

Aji Santoso sebelumnya mengatakan sangat mendambakan PSMS bisa bersaing sejajar dengan klub Liga 1, selain Arema ada Persib, Persija. Klub-klub dengan historis panjang di kancah persepakbolaan Indonesia.

Untuk itu, saran Aji adalah PSMS harus meninggalkan gaya permainan rap-rap yang menurutnya keras dan kasar.

“”Ke depan, PSMS sudah seharusnya meninggalkan sepakbola konvensial rap-rap. Kalau tahun 1990-an bolehlah. Sekarang tidak bisa lagi. Saya menyarankan, tidak bisa lagi sekarang hanya mengandalkan keras dan main kasar,” jelasnya. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds

1.522 Mahasiswa Unimed Diwisuda

Rektor Unimed Prof Syawal Gultom mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan sudah lulus dari universitas yang telah meraih akreditasi A ini. …