Heboh! Ibu 11 Anak Bakar Rumahnya, Si Bungsu Nyaris Disulut Rokok, Suami Mau Diparang

Pelaku saat diamankan Satpol PP didampingi suaminya.
foto : new tapnuli

Pelaku saat diamankan Satpol PP didampingi suaminya. foto : new tapnuli

POJOKSUMUT.com, SIBOLGA-Keheningan malam di Jalan Sakura Atas, Kelurahan Simare-mare, Kecamatan Sibolga Utara, Sumatera Utara pecah, saat Positae Gea (39), salah seorang warga di lokasi itu, membakar rumahnya sendiri pada Minggu (10/4/2017) sekira pukul 23.00 WIB.

Ibu 11 anak tersebut diduga stres. Dia menyiram rumahnya dengan minyak tanah, kemudian membakarnya, sehingga api langsung menjilat seisi rumah yang sebagian terbuat dari papan, hingga api dengan cepat membubung tinggi dan mengagetkan warga sekitar. Ratusan warga seketika menyemut di depan rumah itu.

Tak lama, petugas pemadam kebakaran (damkar) dan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sibolga turun ke lokasi. Namun, karena jarak mobil damkar dengan lokasi kebakaran cukup jauh, yang berada di perbukitan, menyebabkan petugas damkar kesulitan memadamkan api.

“Kita yang dekat dengan lokasi kebakaran cukup terkejut dengan kebakaran tersebut,” kata warga setempat bermarga Hutagalung (43) seperti dilansir New Tapanuli (grup pojoksumut), hari ini.

Dia bersyukur petugas damkar dan BPBD Sibolga cepat datang dan tanggap hingga api dapat segera dipadamkan, tidak menjalar ke tempat lain.
Sementara, Plt Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Sibolga Singkat Sijabat yang dikonfirmasi Senin (10/4/2017) mengatakan, setelah petugas damkar mendapat informasi adanya kebakaran di Jalan Sakura Atas, dirinya langsung memerintahkan personel untuk segera menerjunkan petugas.

“Setelah petugas damkar Regu I Kota Sibolga dibantu BPBD Sibolga dan warga sekitar lokasi kejadian berupaya memadamkan api, akhirnya sekitar pukul 24.25 WIB api dapat dipadamkan. Dan, tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu,“ ujar SIngkat Sijabat.

“Penyebab kebakaran human error,” imbuhnya.

Setelah petugas Damkar Kota Sibolga memadamkan api yang membakar rumah pasangan Gajan Harefa (48)-Positae (39), diperoleh informasi bahwa kebakaran dilakukan oleh si istri, yang sebelumnya menyiramkan minyak tanah ke rumahnya.

Setelah petugas Satpol PP turun ke lokasi, ternyata perilaku Positae seolah terganggu jiwanya, dan akhirnya dia langsung diamankan petugas Satpol PP dan dibawa ke kantor Satpol PP Sibolga untuk memperjelas kondisi kejiwaannya, didampingi dua anak yang masih kecil berusia 3 dan 6 tahun serta suaminya Gajan Harefa, yang sehari hari bekerja sebagai pemulung.

Di kantor Satpol PP Sibolga, Gajan Harefa menerangkan bahwa prilaku istrinya yang stres sudah terjadi selama sebulan terakhir, hingga dia pun menjadi kalut.

“Pada Jumat (8/4/2017) lalu, istri saya meminta sebatang rokok kepada saya dan saya beri. Namun, entah kenapa tiba-tiba saja istri saya marah dan mau menyulutkan rokok itu ke wajah anak bungsu saya yang sedang digendongnya,” jelas Gajan.

Setelah itu, dirinya langsung menarik anak bungsunya dari dekapan istrinya agar tidak disulut api rokok dan terjadilah tarik menarik antara mereka berdua hingga anak bungsunya menangis. Namun akhirnya Gajan melepas anak tersebut.

“Sesudah itu, terjadilah pertengkaran di antara kami dan saya dikejarnya pakai parang,” jelasnya.



loading...

Feeds

Rumah Pensiunan PLN Nyaris Jadi Abu

Informasi yang diperoleh, api diduga berasal dari korsleting listrik pada bagian atap rumah tersebut. Warga yang mengetahui langsung berusaha memadamkan …