Ini Alasan Ilustrator Komik X-Men Menyisipkan 212 dan Q.S 5:51

Tulisan di dada itu menyiratkan Almaidah 51
Foto: Bleedingcool.com

Tulisan di dada itu menyiratkan Almaidah 51 Foto: Bleedingcool.com

POJOKSUMUT.com, HEBOH munculnya tulisan 212 dan Q.S 5:51 di komik terbaru X-Men membuat sang ilustrator komik asal Indonesia, Ardian Syaf mendapatkan sanksi indisipliner oleh raksasa industri komik Marvel.

Dia dituding menyusupkan pesan intoleransi terkait aksi 212 dan Al Maidah di sebuah komik X-Men.

Seniman yang menyusupkan pesan ke dalam komik yang digarapnya, merupakan hal yang biasa, namun yang dilakukan komikus Indonesia Ardian Syaf adalah “menyalahgunakan properti Marvel untuk pesan politiknya yang intoleran. Jelas tanpa seizin yang punya properti. Itu masalahnya,” kata Hikmat Darmawan, seorang pengamat komik yang juga anggota Dewan Kesenian Jakarta.

Marvel mengatakan telah menjatuhkan sanksi indisipliner dan menyebut bahwa yang dilakukan Ardian Syaf bertentangan dengan nilai-nilai Marvel dan sikap X-Men sejak diciptakan.

Yang dipermasalahkan adalah sejumlah halaman di sebuah komik Marvel berjudul X-Men Gold #1. Di situ Ardian Syaf yang bertugas sebagai penggambar, menyusupkan berbagai referensi terkait kontroversi Al Maidah 51 yang menyeret Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, ke pengadilan, serta unjuk rasa besar-besaran kalangan Islam radikal pada 2 Desember 2016 yang kemudian disebut sebagai aksi 212.

Al Maidah 51 disusupkan di baju Colossus, seorang tokoh X-Men yang sedang bermain baseball, dengan tulisan QS 5:51 -atau Quran Surat Al Maidah 51 di dadanya.

Sementara Aksi 212 dimunculkan sebagai grafiti di dinding sebuah gedung, saat Kitty Pryde menyerukan toleransi kepada sekelompok manusia -dan di kejauhan, namun terletak persis di pinggir kepala Kitty Pride, seorang mutan Yahudi, tertulis kata Jewelry (sebagai papan nama toko perhiasan) dengan penekanan pada Jew, atau Yahudi.

Menyusul kontroversi itu, Ardian Syaf justru memajang gambar asli karyanya yang dipermasalahkan itu sebagai sampul laman Facebook miliknya. Ia juga memampang diskusinya dengan seorang pengeritiknya, yang di dalamnya Ardian Syaf memapar pembelaan diri.

Komikus asal Tulung Agung itu menulis bahwa ia sudah menjelaskan kepada Marvel apa yang dia lakukan.

Disebutkan, dalam bahasa Inggris yang tidak terlalu baku, bahwa QS 5:51 mengacu pada Al Maidah 51 dan 212 mengacu pada ‘aksi damai 2 Desember 2016, yang dilakukan karena ‘seorang gubernur melakukan penistaan terhadap Kitab Suci kami, dan polisi tak memperlakukannya sebagai penista… Ada tujuh juta orang yang melakukan aksi damai ini.’

“QS 5:51 adalah ayat yang ia olok-olok. Ini sangat membekas dalam ingatan saya.”



loading...

Feeds

Resmi Menjanda Lagi, Musdalifah Bersyukur

POJOKSUMUT.com, MUZDALIFAH harus menerima kenyataan kembali berstatus janda. Pun demikian, dia mengaku bersyukur setelahPengadilan Agama Tangerang telah mencabut status pernikahannya …

Babak I : PSMS Vs Persita : 0-0

Dua menit kemudian, gelandang serang Persita Henry Rivaldi kembali lolos dari kawalan pemain PSMS, mampu melepaskan tendangan keras namun melenceng …