Misteri! Beli Bensin Eceran, Lalu Riki Panggabean dan Wati Hutagalung Bakar Diri

Korban yang membakar diri.
foto : istimewa

Korban yang membakar diri. foto : istimewa

POJOKSUMUT.com, TAPTENG-Seorang penjual bensin di Kelurahan Sibuluan Nauli, Tapanuli Tengah (Tapteng) tak pernah menyangka seorang pemuda yang membeli bensinya Senin (01/4/2017) dini hari memiliki niat buruk.

Elfina Siahaan, sang penjual itu kaget bukan kepalang saat Riki Yuda Panggabean (31) kemudian membakar dirinya dan temannya Elfrida Wati Hutagalung (36) usai membeli bensin di tempatnya.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Abdul Rajab Simatupang Lingkungan I, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah (Tapteng), Senin (10/4) sekira pukul 01.00 WIB dini hari.

Informasi dihimpun, Riki yang merupakan warga Lorong 3 Hutembaru Sibuluan I sempat membeli bensin dari Elfina Siahaan, penjual bensin eceran, yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 00.00 WIB.

Namun, tak lama setelah bensin itu dibeli, terdengar informasi bahwa Riki membakar dirinya. Bahkan, temannya, Elfrida Wati Hutagalung yang merupakan warga Lingkungan I Tanoponggol, Kelurahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik, juga membakar dirinya. Diduga mereka bakar diri secara bersamaan.

“Semalam sekira jam 12 ada yang membeli minyak bensin di sini. Laki-laki itu semalam yang membeli,” ucap Elfina Siahaan, Senin (10/4/2017).

Sementara, Kapolres Tapteng AKBP Hari Setyo Budi, melalui Kapolsek Pandan AKP Parohon Tambunan, didampingi Kasubbag Humas Polres Tapteng Aiptu Hasanuddin Hasibuan membenarkan kejadian tersebut dan menerima laporan dari masyarakat pada pukul 08.00 WIB. Setelah dicek di RSUD Pandan, ternyata benar dan saat itu kedua korban berada di ruang ICU.

“Ya, benar, di ruangan ICU ada dua orang pasien yang mengalami luka bakar, namun keadaan keduanya tidak sadarkan diri,” tuturnya.

Berdasarkan sejumlah keterangan saksi, dugaan sementara kemungkinan kedua korban ada berhubungan pertemanan dan kasus ini masih dalam penyelidikan.

“Menurut kesaksian warga setempat, diduga keduanya mungkin ada hubungan pertemanan. Hal tersebut dilakukan secara bersama-sama. Mereka membakar diri. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan,” ucapnya. Hingga kini belum diketahui apa motif keduanya melakukan aksi nekat tersebut. (di/ara/newtapanuli/jpg/nin)



loading...

Feeds