Polisi Beberkan Kronologis Pembunuhan IRT di Hotel yang Dilakukan Sang Kekasih

ilustrasi
foto : pixabay

ilustrasi foto : pixabay

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Polisi telah meringkus pelaku pembunuhan ibu rumah tangga (IRT) yang terjadi di Hotel Helvicona, Jalan Bunga Pancur Simpang Selayang, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan Sumatera Utara.

Tersangka, Hendri alias Hendri Gondrong ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian atau Sabtu (8/4/2017) sekira pukul 02.00 WIB.

Darinya pula disita barang bukti seperti sepeda motor, helm, tong plastik tempat membenamkan kepala korban, kain sprei, bantal, ikat pinggang, jaket, handphone, pakaian dalam wanita dan lain sebagainya.

Baca Juga : Ngeri! IRT Tewas di Hotel, Saat Ditemukan Kepala dalam Ember

Diungkapkan Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna, pembunuhan diawali dari pertengkaran antara korban Almithania (36) warga Jalan Bunga Asoka, Gang Amal, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang dengan tersangka di Hotel Helvicona.

“Dimana awalnya, Kamis (6/4/2017) sekira pukul 21.30 WIB, keduanya bertemu secara tidak sengaja. Kemudian mereka pergi di sebuah tempat penjualan es. Setelah ngobrol sambil minum es, tersangka mengajak korban pulang, namun pada saat itu korban mengajak pelaku untuk menginap Hotel Helvicona,” terang Wira, Selasa (11/4/2017).

“Setibanya di hotel, tersangka dan korban melakukan hubungan suami istri. Setelah itu tersangka dan korban makan bersama sambil mengobrol. Pada saat itu, korban menagih janji tersangka untuk membayar cicilan sepeda motor korban, namun tersangka tidak mau,” bebernya.

Lantaran tersangka mengingkari janjinya, korban lantas marah dan menampar tersangka sebanyak dua kali. Mendapat perlakuan itu, tersangka bangkit lalu memukul dan menampar korban. Pertengkaran pun semakin hebat, korban mengeluarkan ikat pinggang dan membalas memukul tersangka.

Sementara tersangka yang tak mau kalah kemudian mencekik leher korban dengan menggunakan tangan hingga lemas. Setelah itu tersangka mengambil ikat pinggang korban dan melilitnya ke leher korban hingga tidak sadar. Setelah tak berdaya, korban kemudian diseret ke kamar mandi lalu kepalanya dibenamkan ke dalam tong plastik yang berisi air hingga tewas.

“Tersangka dipersangkakan dengan Pasal 338 KUPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Kalau laporan polisinya telah dibuat Suyadi, suami korban,” tukas Wira.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban ditemukan tewas oleh penjaga hotel, Jumat (7/4/2017) sore.

(ring/pojoksumut)



loading...

Feeds