Begini Penjelasan Dokter Terkaitnya Banyaknya Luka yang Dialami Kinara

Kinara saat dikunjungi Mensos di RSUP HAM, beberapa hari lalu. Kinara sudah dipindahkan ke RS Bhayangkara, Selasa  (18/4/2017) siang.

Kinara saat dikunjungi Mensos di RSUP HAM, beberapa hari lalu. Kinara sudah dipindahkan ke RS Bhayangkara, Selasa (18/4/2017) siang.

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Kondisi Kinara, balita yang selamat dari pembantaian satu keluarga di Mabar terus membaik. Hanya saja, Kinara yang kehilangan orang tua, kakak, abang serta neneknya ini masih harus dirawat intensif di RSUP Haji Adam Malik (RSUPHAM), Medan.

Pasalnya, Kinara mengalami banyak luka terutama di bagian kepalanya, diduga disiksa Andi Lala dan komplotannya di malam tragis itu, Minggu (9/4/2016) dini hari.

Menurut, DR. Dr. Ridha Dharmajaya, SpBS yang menangani operasi Kinara di RSUPHAM menjelaskan menyebutkan, setelah menjalai operasi kondisi Kinara sudah membaik. Sebelumnya, ada luka yang cukup parah dibagian tengkoraknya dan bagian otak yang robek, namun sudah membaik.

“Di bagian tengkorak ada yang patah dan bagian otak yang robek. Matanya memar bukan karena pukulan, tapi darah dari atas turun ke bawah, nanti akan hilang sendiri. Setelah dioperasi ketika diperiksa, responnya baik, yang paling kita kuatirkan kejang karena ada robekan otak, tapi karena sudah ada tindakan, otak tengkorak kita koreksi, otaknya, selaput otak diperbaiki, bagian-bagian yang sudah mati dibersihkan. In sya Allah, Kinara akan pulih,” jelasnya.

Pun demikian Ridha, mengakui pihaknya sempat mengalami kesulitan, karena benturan yang dialami Kinara terbilang parah.

“Biasanya, kalau kita jatuh hanya sekali dan di satu tempat, tapi ini mungkin ada di beberapa tempat, karena pukulan, jadi itu yang buat sulit. Tapi, alhamdulilah sudah
berhasil dilewati. Sekarang tinggal pemulihan,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Andi Lala tersangka otak pembunuhan sadis ini telah ditangkap, Sabtu (15/4/2017) subuh di Riau, sebelumnya dua komplotannya juga sudah diringkus di Asahan. Dalam aksi bejat, ketiga membunuh lima orang satu keluarga di Mabar, Minggu (9/4/2017) lalu.

Andi Lala dijadwalkan akan tiba di Polda Sumut, Minggu (16/4/2017) pagi ini untuk diperlihatkan ke wartawan sekaligus mengungkap dan membeber pasti motif dari pembunuhan tersebut. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds

Unpri Stimulus Penelitian Dosen

"Dosen itu harus lebih termotivasi melakukan penelitian agar proses Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat berjalan secara lebih maksimal," ujarnya