Guru Besar FH USU Sebut Andi Lala Pantas Dihukum Mati

Andi Lala saat ditangkap di Riau. 
foto : istimewa

Andi Lala saat ditangkap di Riau. foto : istimewa

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Kasus pembunuhan sadis yang menewaskan lima orang anggota keluarga di Jalan Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli pada Minggu (9/4/2017) lalu mendapat sorotan dari berbagai kalangan.

Salah satunya dari akademisi dan praktisi hukum Universitas Sumatera Utara (USU).
Menurut Guru Besar Fakultas Hukum USU, Hasyim Purba, tindakan yang dilakukan Andi Lala sudah sangat meresahkan masyarakat dan tidak berperikemanusiaan. Sehingga, tersangka sangat layak mendapat hukuman yang seberat-beratnya.
“Tindakan pelaku sangat sadis dan masuk kategori pembunuhan berencana sehingga bisa dikenakan pasal 340 KUHP Pidana. Hukuman mati pantas untuk pelaku,” jelas Hasyim, Minggu (16/4/2017).
Dia berharap, aparat penegak hukum dapat bekerja dengan cepat dalam menangani kasus ini, agar memberikan efek jera bagi pelaku maupun pelajaran bagi masyarakat lainnya.
Hal tak jauh berbeda diutarakan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Surya Adinata. Surya menyebutkan, perbuatan pelaku sangat layak diganjar dengan pasal 340 KUHP Pidana.

Tinggal hakim nantinya yang akan menentukan hukuman maksimal seperti apa yang akan diberikan kepada Andi Lala.
“Secara kelembagaan LBH Medan menentang adanya hukuman mati karena setiap manusia bisa saja bertaubat, tetapi sangat mendukung penerapan hukuman yang seberat-beratnya kepada pelaku. Bila dipersidangan tindakan pelaku terbukti melanggar hukum dan ditetapkan mendapat hukuman mati itu menjadi kewenangan hakim,” jelasnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

Tak Bisa Main, Evan Dimas Lemas

Pada laga tersebut, satu gol kemenangan Indonesia diciptakan Marinus Mariyanto Wanewar yang memanfaatkan umpan lambung Septian David Maulana di menit …