Kisah Miris Lima Siswi SMK yang Disuruh Gurunya Jual Diri Agar Bisa Ikut Ujian

Para siswi mengakui bahwa oknum guru di sekolah mereka menyuruh kelimanya jual badan.
foto : metro tabagsel/JPG

Para siswi mengakui bahwa oknum guru di sekolah mereka menyuruh kelimanya jual badan. foto : metro tabagsel/JPG

POJOKSUMUT.com, PADANGSIDIMPUAN-Oknum guru di SMK Negeri 3 Padangsidimpuan lagi-lagi membuat heboh dunia pendidikan. Setelah kasus meninggalnya Amelya Nasution dengan cara minum racun rumput diduga setelah menerima intidimasi usai membongkar kecurangan saat ujian, kini lima siswi mengisahkan fakta kelam lainnya.

Kelimanya adalah siswi SMK di jurusan kecantikan yang mengaku disuruh ‘jual diri’ gara-gara belum bayar uang Pengelolaan Usaha (PU).

Adalah SA, KS, IG, PN dan AH. Kelima siswi kelas tiga ini membeberkan pernyataan salah satu oknum guru mereka yang menyuruh ‘Jual Badan’ (Jual Diri,red) hanya gara-gara belum membayar uang PU. Dari kelima siswi tersebut, empat diantaranya mengakui adanya ucapan oknum guru tersebut.

“Kami disuruh jual badan sama Ibu itu (KS,red), hanya gara-gara kami belum membayar uang PU. Dan kami nyaris tidak bisa ikut ujian (UNBK),” terang keempatnya, Senin (17/4/2017) seperti dilansir metrotabagsel (grup pojoksumut).

Cerita mereka, pada 1 April lalu menjelang UNBK mereka datang ke sekolah untuk mengambil kartu ujian. Dan kartu tersebut rupanya dipegang oleh KS, yang diketahui sebagai guru jurusan kecantikan mereka. Sampai di sekolah, mereka ditanya soal uang PU yang belum mereka bayar dan diancam tidak bisa mengikuti ujian sebelum membayarnya.

“Udah ke ‘JB’ aja kalian, biar bisa kalian bayar,” ucap mereka mengingat ucapan oknum guru itu. Merasa tidak paham, salah satu dari mereka menanyakan apa itu ‘JB’, lalu dijawab oleh guru tersebut.

“Jual Badan, kata ibu itu menjawab pertanyaan saya,” ujar salah satu siswi dan dibenarkan oleh teman-temannya yang lain.



loading...

Feeds