Lagi Bersihin Kebun, Nek Kaminun Diserang Babi Hutan, Kakinya Nyaris Putus

Nek Kaminun masih dirawat di rumah sakit.
foto : metro tabagsel

Nek Kaminun masih dirawat di rumah sakit. foto : metro tabagsel

POJOKSUMUT.com, MADINA-Tragis sekali nasib Nek Kaminun (69), warga Banjar Maga, Desa Kampung Padang, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara ini. Pasalnya, Minggu (16/4/2017) kemarin harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan setelah menjadi korban serangan babi hutan.

Fatalnya, daging pada kaki kanan nenek ini hancur dan nyaris putus.

Nek Kaminun didampingi anak dan kerabatnya tiba di RSUD plat merah ini sekira pukul 19.00 Wib. Namun lambannya penanganan di IGD RSUD Panyabungan sempat membuat gaduh bagi keluarga, terlebih Nek Kaminun yang juga menderita luka robek akibat serangan binatang buas itu di kedua lengannya.

Dari informasi yang dihimpun Metro Tabagsel (grup pojoksumut), semula Nek Kaminun berencana membersihkan kebunnya yang juga berada di tengah kawasan perkebunan warga lainnya.

Saat tengah hari, seekor babi jantan berukuran lebih dari 50 kilogram mengamuk dan menyeruduk tubuhnya yang mulai renta. Malangnya lagi, Nek Kaminun yang sendiri berada di tengah kebun, tak mampu menghindar demi menyelamatkan diri, ia pun terseret-seret oleh babi liar itu hingga sejauh 20 meter dari tempat awal.

“Babi itu tiba-tiba menyeruduk saya yang sendirian di kebun waktu itu. Membersihkan kebun rencananya, tapi saya diseret jauhnya ada 20 meter,” terang Nek Kaminun yang terbaring lemas usai dari ruang bedah RSUD Panyabungan.

Kondisinya, tulang kaki mengalami patah, dan bagian dagingnya robek. Kemudian di lengan pada kedua tangan juga menderita luka robek yang tidak beraturan akibat kaitan taring babi yang diperkirakan memiliki ukuran 10 sentimeter

“Saya sebenarnya sudah pasrah, kesakitan. Karena tidak ada orang itu, orang kampung juga jauh dari kebun,” ulas Nenek yang memiliki cucu belasan itu dengan logat mendok.



loading...

Feeds