Ragukan Motif Andi Lala Membunuh karena Utang Narkoba, Polisi Tes Kebohongan

Andi Lala saat ditangkap di Riau. 
foto : istimewa

Andi Lala saat ditangkap di Riau. foto : istimewa

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Penyidik Ditreskrimum Polda Sumut segera melakukan tes kejiwaan dan uji kebohongan terhadap tersangka Andi Lala (35). Hal ini dilakukan karena penyidik meragukan keterangan pelaku yang mengaku motif pembunuhan dikarenakan narkoba, apalagi tersangka juga pernah membunuh sebelumnya.

Direktur Dit Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Drs Nur Falah kepada wartawan mengatakan, rencana melakukan tes kejiwaan dengan meminta bantuan psikolog dan uji kebohongan terhadap Andi Lala sudah disampaikan ke Karo SDM Polda Sumut. Rencananya, tes akan dilakukan pada Kamis (20/4/2017).

“Kita perlu melakukan tes kejiwaan dan uji kebohongan terhadap tersangka Andi Lala. Sebab secara akal sehat tidak mungkin nekat membantai satu keluarga apalagi anak kecil. Di samping itu, penyidik meragukan keterangan Andi Lala yang dengan gamblang mengaku membunuh satu keluarga hanya gara-gara utang narkoba sebesar Rp5 juta,” ungkap Nurfalah, Rabu (19/4/2010).

Menurutnya, tes kejiwaan dan uji kebohongan terhadap Andi Lala karena sudah dua kali melakukan pembunuhan. Apalagi pembunuhan pertama dilakukan di rumahnya sendiri di Jalan Pembangunan II Desa Sekip, Lubuk Pakam terhadap selingkuhan istrinya, Suherwan alias Iwan Kakek, pada tahun 2015.

“Fenomena kebrutalan Andi Lala sebagai otak pelaku aksi kejahatan sadis sangat penting didalami, sebagai bagian analisis faktor pendorong terjadinya tindak kejahatan. Hanya tim medis kejiwaan dan laboratorium forensik yang bisa memastikan berbagai unsur yang mempengaruhi psikologis tersangka melalui proses pemeriksaan,” ungkapnya. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds