Belum Optimal, Perempuan Seharusnya Jadi Subjek Pembangunan

Peragaan busana etnik dalam Pagelaran Kreativitas Perempuan dalam rangkaian menyambut hari Kartini Center Poin Mall, Kamis (20/4/2017).
foto : ist  for pojoksumut

Peragaan busana etnik dalam Pagelaran Kreativitas Perempuan dalam rangkaian menyambut hari Kartini Center Poin Mall, Kamis (20/4/2017). foto : ist for pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN—Partisipasi perempuan Sumatera Utara dalam pemberdayaan sumber daya alam dan pembangunan dinilai masih belum optimal. Hal ini disebabkan masih adanya anggapan perempuan menjadi beban pembangunan.

Hal ini dikatakan Yunita Siregar dari Perempuan Organizer dalam Pagelaran Wanita ‘Kreativitas Perempuan’ dalam rangkaian memperingati Hari Kartini di Main Atrium Mall Centre Point, Kamis (20/4/2017). “Pada abad 21 ini sudah mulai adanya pergeseran budaya yaitu perempuan yang dulunya sebagai objek pembangunan menjadi subjek pembangunan. Walaupun belum optimal dan belum merata di Wilayah Indonesia,” ujarnya.

Dia menilai fakta lainnya adalah masih rendahnya keikutsertaan perempuan dalam pengambilan keputusan juga masih banyak perempuan yang kurang dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. “Padahal banyak sektor yang membutuhkan partisipasi perempuan,” tegasnya.

Yunita yang juga ketua panitia dalam acara ini menjelaskan Pagelaran Wanita ‘Kreativitas Perempuan’ merupakan bentuk bahwa sejatinya perempuan bisa berkarya dan membangun kreativitas di banyak bidang, baik pendidikan, fashion, kuliner dan lainnya.
“Dari latarbelakang itu, kita ingin mewujudkan peran perempuan dalam pembentukan generasi muda yang mandiri, inovatif dan aktif berkarya dalam keluarga dan masyarakat. Kegiatan ini untuk membuka peluang dan wawasan yang luas bahwa kaum perempuan sangat berperan dalam mengembangkan bisnis,” ucapnya.

Dia menyebut event inipun bisa diselenggarakan berkat kerja sama berbagai organisasi perempuan. Sejumlah kreativitas perempuan yang ditampilkan seperti, tata busana beretnik khas Sumatera Utara seperti, kain tenun, batik Sumut yang dilengkapi dengan peragaan busana.

 

Pengunjung pameran sedang melihat hasil fotografi jurnalis Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI)
foto : nin/pojoksumut

Selain itu, juga ada talkshow yang bertema tentang fotografi dengan pembicaranya fotografer perempuan. Bahkan, ada juga pameran foto yang bertema anak dan perempuan yang ditampilkan oleh jurnalis-jurnalis perempuan di Sumut yang tergabung dalam Forum Jurnalis Perempuan Indonesia.

“Dalam pameran foto ini, kita menampilkan foto-foto karya para jurnalis perempuan yang ada di kota Medan. Mereka tergabung dalam Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI),” sebut Yunita Siregar.



loading...

Feeds