Enam Cabor Ini Terancam Dihapus dari Asian Games 2018

ilustrasi
pixabay

ilustrasi pixabay

POJOKSUMUT.com, PANITIA penyelenggara Asian Games INASGOC berencana mengurangi enam cabang olahraga (cabor) pada Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Keputusan ini tentunya membuat enam cabor tersebut meradang.

Mereka menuntut Jusuf kalla sebagai ketua Panitia Pengarah Asian Games tetap mengijinkan ke enam cabor tersebut berlaga di pesta olahraga paling bergengsi di kawasan Asia tersebut. Ke enam cabor tersebut yakni, Sepaktakraw, Cricket, Rugby, Kabadi, Hanball dan Squash.

Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB.PSTI) berharap sepak takraw didukung penuh untuk masuk cabang cabang olahraga (cabor) resmi Asian Games 2018 yang berlangsung 18 Agustus hingga 2 September di Jakarta-Palembang.

”Ya PB.PSTI telah melayangkan surat resmi kepada Pak Jusuf Kalla selaku Ketua Panitia Pengarah Asian Games 2018 yang intinya minta dukungan agar sepak takraw tetap menjadi cabor resmi dipertandingkan di Asian Games 2018,” ujar Ketua Umum PB.PSTI Haji Asnawi Abdul Rachman kepada media, kemarin (19/4/2017).

Nada serupa diungkapkan ketua Persatuan Ruqby Union Indonesia ( PRUI), Didik Mukrianto. Dia juga berharap agar Ruqby tetap dimainkan di Asian Games 2018.

“Kami akan berjuang agar Ruqby tetap dimainkan di Asian Games. Kami sudah berkomunikasi dengan kawan-kawan di DPR, khususnya di Komisi X. Mereka menginginkan cabor yang sudah disepakati (42) tetap menjadi bagian dari Asian Games,” terang Didik yang baru saja terpilih secara aklamasi pada munas ruqby di Jakarta, dua hari lalu.

Dia menambahkan, Federasi Rugby Asia dan dunia juga sudah berkirim surat kepada Olympic Council of Asia (OCA). Sebab, hal itu bukan hanya berkaitan dengan Indonesia, tetapi juga geliat rugby di Asia.

“Tentu kami akan ikhtiarkan agar pemerintah yakin bahwa cabang olahraga ini yang strategis dan penting untuk membangun moral dan karakter bangsa,” tambah pria yang juga anggota komisi 3 DPR –RI ini.



loading...

Feeds