Pasien Suspect Virus Mers-Cov Dirawat di RSUP Adam Malik

ilustrasi

ilustrasi

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Seorang pasien suspect Middle East Resivatory Syndrom Corona Virus (Mers-Cov) dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat H Adam Malik (RSUPHAM). Pasien tersebut berinisial F (46) berjenis kelamin perempuan, asal Kutacane, Aceh Tenggara.

Ini bukan pasien pertama dengan keluhan yang sama masuk RSUP HAM. Sebelumnya pada 2014, rumah sakit milik Kementerian Kesehatan tersebut sempat merawat sebanyak 18 pasien (7 laki-laki dan 11 perempuan) suspect Mers-CoV. Hasil pemeriksaan swab tenggorokan sebanyak tiga kali dari 18 pasien tersebut dinyatakan negatif. Pasien ke 18 itu terkena suspect Mers-CoV setelah pulang melaksanakan ibadah Umroh pada Mei dan Juni tahun 2014.

Kasubag Humas RSUP H Adam Malik, Masahadat Ginting membenarkan pihaknya saat ini sedang merawat F.

Pasien masuk ke rumah sakit 18 April 2017 pukul 04.45 WIB, diantar sama keluarganya. Pasien mengeluh sakit demam tinggi setelah pulang ibadah Umroh pada tanggal 17 April 2017.

“Saat ini pasien dirawat di Ruang Infeksius RS Adam Malik setelah mendapatkan penanganan dari tim dokter penanggungjawab yaitu dokter spesialis penyakit dalam dan tropik infeksi,” kata Masahadat Ginting kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (20/4/2017).

Dijelaskannya, penanganan yang telah dilakukan kepada pasien yaitu tim medis sudah mengecek darah rutin, foto thorax serta mengambil swab tenggorokan yang pertama pada 19 April dan langsung dikirim ke Litbangkes Jakarta.

Kondisi pasien dari awal, kata Masahadat, tidak merasakan sesak dibagian dada. Pasien hanya merasakan demam tinggi pada 17 April. “Demamnya hari ini sudah tidak ada lagi,” katanya.



loading...

Feeds