Kisah Karam, Bayi Terlahir dengan Tangan dan Kaki Ekstra

Karam bersama kedua orang tuanya

Karam bersama kedua orang tuanya

POJOKSUMUT.cpm, SEBUTLAH namanya Karam. Bayi yang jadi pusat perhatian dunia saat ini. Dia lahir di tanah perang Iraq, delapan bulan lalu. Kondisinya membuat orang kaget. Ada lengan dan kaki tambahan.

Di tengah gelojak negaranya, Karam kesulitan mendapatkan perawatan untuk menyempurnakan bentuk anggota tubuhnya. Beruntung, Karam mendapatkan kesempatan itu di negara lain. Dokter-dokter di Noida, India, berhasil mengambil empat kaki dan tangan tambahan yang tumbuh di perutnya tersebut.

Lengan dan kaki tersebut memang perlu diambil karena tumbuh terus setelah dia lahir. Ayahnya, Dr Sarmad Ahmad bekerja di RS Al Sawera di Iraq sedangkan ibunya, Gufran adalah ibu rumah tangga. Keduanya pergi ke India enam bulan lalu dengan harapan bisa menyembuhkan kelainan anak pertama mereka.

Selain terlahir dengan ekstra lengan dan kaki, Karam juga hanya punya satu ginjal. ”Bertahun-tahun perang sipil di Iraq membuat pelayanan medis di Iraq tidak memadai. Kami cemas dengan kondisi Karam dan mencoba mencari perawatan di negara lain. Dan India memilikinya,” kata Ahmad. Karam kemudian dirawat oleh tim dokter dari RS Jaypee, Noida, India.

”Kelainan ini namanya Polymelia. Karam datang dengan kondisi kritis saat berusia dua pekan,” kata Dr Rajesh Sharma, direktur Paediatric Cardiac Surgery. Operasi untuk melepaskan lengan tambahan itu pun dilakukan dalam tiga tahapan.

Masing-masing tahapan dilakukan antara 7 sampai 8 jam. Dan, operasi itu berlangsung sukses. ”Kami sekarang berharap bisa memberikan Karam hidup normal seperti anak lain,” kata Gufran, sang ibu. Saat ini, keluarga kecil ini sudah kembali ke Iraq. (hindustantimes/tia/jpg/nin)



loading...

Feeds

Baru Tiga RS di Sumut Mampu Layani Kanker

Namun, lanjut Hery, untuk saat ini, Dinas Kesehatan Sumut terlebih dahulu akan melakukan tahapan sosialisasi kepada petugas di masing-masing kabupaten/kota. …