Saling Menghindari Jelang Undian Semifinal Liga Champions

Drawing Liga Champions
foto : uefa

Drawing Liga Champions foto : uefa

POJOKSUMUT.com, KOMPETISI memperebutkan trofi Liga Champions menyisakan Atletico Madrid, Real Madrid, Juventus, dan Monaco yang akan diundi har ini di Nyon, Swiss.

Dalam lima tahun terakhir, tiga di antara quartet tersebut cukup familier dengan fase empat besar di Liga Champions.

Monaco, sementara itu, bahkan sempat terdegradasi ke kasta ketiga sepak bola Prancis sejak penampilannya di final edisi 2004. Kini, pasukan Leonardo Jardim tersebut berevolusi dengan kemampuan sama hebatnya seperti klub kuat mana pun di Eropa.

Borussia Dortmund menjadi korban terakhir pemimpin klasemen sementara Ligue 1 tersebut. Dini hari kemarin, kemenangan 3-1 mengukuhkan segala keunggulan Monaco dengan agregat 6-3 di Stade Louis II.

“Tim kami bermain dengan DNA yang tak akan berubah. Kami ingin menjaga momentum tersebut,” ucap Leonardo Jardim seperti dilansir Goal.

Tetap mengusung prinsip menyerang seperti mereka lakukan selama ini, bakal kembali diterapkan kepada siapa pun lawan di semifinal. Naluri menyerang itulah senjata andalan Monaco. Skema yang dapat membunuh musuh dalam hitungan menit.

Dengan segala kebesaran calon lawannya di semifinal itu, Monaco tampak jadi tim yang diinginkan ketiga semifinalis dalam undian petang Wita nanti. Namun, Radamel Falcao cs sudah kepalang basah. Sampai di fase tersebut setelah perjalanan panjang, terlalu sayang bila menyiakan kesempatan untuk terus melaju.

Tak ada tim di fase krusial ini yang seharusnya ditakuti Monaco. Mereka mungkin kalah dalam dukungan, sejarah, atau pemain bintang dibanding calon lawannya di empat besar. Namun, Monaco telah membuktikan legiun menyerangnya adalah pasukan yang wajib diperhitungkan.

Sementara itu, aksi Juventus menyingkirkan Barcelona dengan pertahanan impresif serta aksi senjata muda Monaco menghabisi Borussia Dortmund, melengkapi . Namun, klub manakah yang begitu ingin dihindari masing-masing kontestan empat besar?

Bek Bianconeri Leonardo Bonucci dengan bangga menegaskan, display pertahanan kuat timnya di Camp Nou, melambungkan kepercayaan diri Juventus. Nyonya Tua kini mengembalikan fear factor yang lama hilang. “Ini langkah lain dari perkembangan kami dan kini setiap lawan harus khawatir dengan Juventus,” koar bek tengah Italia tersebut.

Namun, benarkah Juventus sungguh tak menakuti siapa pun? Kylian Mbappe cs sejauh ini begitu meneror banyak pertahanan sepanjang musim. Sementara Real dan Atletico punya reputasi mematikan di Benua Biru. Rival sekota tersebut tampil di partai puncak dua kali dalam tiga edisi terakhir.

Ya, Atletico menuju final ketiga Liga Champions dalam empat musim. Pencapaian yang mestinya membuat Los Rojiblancos tak punya alasan menghindari siapa pun di fase ini. Atletico adalah tim yang bikin klub manapun ngeri. Meski cukup terseok-seok di La Liga musim ini, pasukan Diego Simeone tersebut terbukti menikmati segala tantangan yang mengadang jalan mereka di Liga Champions sejauh ini.

Meski demikian, jika harus memilih tim untuk dihindari di semifinal, pilihan tersebut tak diragukan lagi adalah Real Madrid. Atleti memang berulang kali mengungguli rival sekotanya itu di level domestik. Trofi Copa del Rey diklaim di Santiago Bernabeu pada 2013, juga menghindari kekalahan dalam tujuh dari delapan derby terakhir di ajang liga.

Namun, tren tersebut selalu gagal di panggung Eropa. Kalah di dua leg perempatfinal, juga partai puncak pada 2014 dan 2016 dari Los Blancos. Track record itu tak diragukan lagi menimbulkan trauma jika kedua tim kembali bertemu tahun ini.



loading...

Feeds