Kisah Boru Simatupang dan Kekasihnya Jadi Korban Tewas Kecelakaan Maut di Puncak

POJOKSUMUT.com, KECELAKAAN maut di Tanjakan Selarong, Megamendung, Puncak, Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (22/4) kemarin ikut merenggut nyawa sepasang kekasih yang akan menikah bulan depan, Mei 2017.

Mereka adalah Oktariansyah Purnama Putra (26) dan Diana Simatupang (24). Sebelum kejadian nahas itu, sepasang kekasih tersebut berencana untuk liburan ke daerah puncak.

Dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion, Oktariansyah Purnama Putra dan Diana Simatupang berangkat dari Tangerang.

Namun malangnya, sesampai di daerah puncak, sepeda motor yang dikendarai Oktariansyah turut dihantam bus Hino Pariwisata PO HS Transport nopol AG 7057 UR yang mengalami rem blong.

Dari informasi dihimpun, keduanya berencana untuk melangsungkan pernikahan pada Mei 2017 atau bulan depan. Untuk Okta, dia beralamat di Jalan Rawan, Kelurahan Lebak Gajah, Kecamatan Sematang Borong, Palembang. Sementara kekasihnya, Diana beralamat di Griya Cisauk Serpong, Tangerang.

Meski begitu, keduanya meninggal dunia di lokasi yang berbeda. Bila Okta meninggal di tempat kejadian perkara, Diana meninggal ketika dirawat di RSUD Ciawi, Bogor.

Hal ini dibenarkan oleh Kasatlantas Polresta Bogor, AKP Hasby Ristama. “Ternyata mereka sepasang kekasih yang mau menikah,” ucap dia, Minggu (23/4/2017).

Diketahui bahwa korban tewas dari kecelakaan maut ini sementara empat orang. Mereka adalah Okta Riyansyah Purnama Putra, kemudian Jainudin, alamat di Babakan Lebak RT 02 RW 06, Kecamatan Sinar Galih, Kabupaten Bogor.

Serta Diana Simatupang (24) beralamat di Griya Cisaup Serpong, Tangerang. Dan terakhir adalah Kepala Desa Citeko Dadang (45) beralamat di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Seperti diberitakan sebelumnya, satu unit bus mengalami rem blog dan menabrak 12 kendaraan yang berada di jalur menuju puncak, Sabtu (22/4/2017) sore. Terdata enam tewas dan memakan korban luka lainnya. (elf/JPG/nin)



loading...

Feeds