Tak Terasa Padi Sudah 20 Tahun

 Sudah 20 tahun bersama. (Ari for JawaPos.com)

Sudah 20 tahun bersama. (Ari for JawaPos.com)

POJOKSUMUT.com, Salah satu band legendaris asal Surabaya, Padi baru saja merajakan hari jadinya ke-20. Perayaan itu diadakan di salah satu rumah kerabat Padi di daerah Kemanggisan, Jakarta pada Kamis (20/4).

Yang membuat spesial, perayaan band yang digawangi Satriyo Yudi Wahono (Piyu), Andi Fadly Arifuddin (Fadly), Surendro Prasetyo (Yoyo), Ari Tri Sosianto, dan Rindra Risyanto Noor itu juga dihadiri oleh crew lama Padi.

’’Yang harus diketahui, kami sudah 20 tahun bersama dalam banyak kondisi. Jadi, Padi tetap solid dan bersaudara,’’ papar Ari Tri Sosianto, gitaris Padi.

Sebenarnya, hari jadi Padi adalah 8 April, namun karena kesibukan ditunda menjadi 20 April, namun sebenarnya justru pas karena di tanggal 20 memperingati ulang tahun ke-20.

Di akun instagram Yoyo, Fadly, dan Piyu tampak mengupload kebersamaan dalam perayaan itu. Memang sederhana, hanya makan-makan, namun makna kebersamaan itu lebih dari segalanya. Sudah cukup lama anggota Padi tidak bertemu crew lamanya.

Ari menambahkan, mereka menjadi orang beruntung karena tetap bisa saling support satu sama lain. ’’Kami Padi adalah manusia-manusia yang beruntung memiliki persahabatan itu,’’ ucap Ari.

Selanjutnya, Ari hanya meminta doa restu untuk Padi kedepannya. Wah apakah Padi akan menyiapkan kejutan untuk para penggemarnya? Ari hanya tersenyum. Sebelumnya, personil Padi melewati masa-masa dinamis.

Sepanjang 2015, rumah tangga Piyu diguncang prahara yang berakhir pada gugatan perceraian. Namun mereka berlima tetap saling mendukung, menguatkan satu sama lain.

Saat Ari menjalani proses rehabilitasi, keempat personli Padi juga datang menengok. Semua proses ini, lanjut Ari, seolah menegaskan bahwa kebersamaan lima personil Padi tidak terpisahkan.

Selama ini, memang ada saja masalah yang membuat mereka bersitegang, ada masa dimana salah satu personil ingin mengundurkan diri, ada masa dimana salah satu mengkondisikan personil lainnya untuk keluar.

Namun semua itu gagal. ’’Jalannya memang harus vakum, bukan mencari personil lain sebagai pengganti, atau bahkan bubar,’’ paparnya.

(ina/tia/jpg/sdf)



loading...

Feeds