Kisah Polemik Juara Miss Indonesia 2017, Wakil NTB Ternyata Asal Bali

Achintya Nilsen saat diumumkan sebagai Miss Indonesia 2017

Achintya Nilsen saat diumumkan sebagai Miss Indonesia 2017

POJOKSUMUT.com, AJANG kecantikan di Indonesia tahun 2017 benar-benar penuh drama. Sebelumnya malam final Putri Indonesia diwarnai aksi salah baca pemenang, kini Miss Indonesia 2017 yang digelar di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Sabtu (22/4/2017) malam juga bergejolak.
Pasalnya adalah Achintya Nilsen yang mengaku dari Nusa Tenggara Barat (NTB) padahal orang Bali terpilih sebagai juara. Achintya Nilsen sukses mengungguli 33 kontestan lain dari seluruh Indonesia. Setelah penobatan sebagai jawara, persoalan asal daerah Achintya disoal.

Bahkan, Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi angkat bicara. Dia selaku kepala daerah tidak pernah merasa ada penyelenggara Miss Indonesia 2017 yang melakukan komunikasi dengan dirinya.

Dikatakan, dirinya sama sekali tidak mengetahui ada peserta Miss Indonesia 2017 yang mewaikili NTB. “Tidak bisa sembarangan wakili NTB, apalagi ketika ditelisik ternyata bukan orang NTB,” ujarnya di komplek kantor gubernur seperti ditulis Radar Lombok (Jawa Pos Group), Rabu (26/4/2017).

Menurutnya, dirinya sangat menyambut baik apabila ada pihak-pihak yang berinisiatif mempromosikan pariwisata NTB. Kontribusi dalam bentuk apapun, tentunya harus diberikan apresiasi. Namun tentunya harus ada komunikasi yang baik. “Pada prinsipnya kita hargai semangat itu, namun kalau kita sudah bicara representatif daerah maka harus jelas aturannya,” tegas gubernur dua periode ini.

Zainul Majdi meminta kepada penyelenggara Miss Indonesia dan kontes serupa, apabila ingin menampilkan perwakilan daerah, maka harus dilibatkan juga peran pemerintah daerah. Jangan sampai terjadi lagi seperti kasus Adchintya.

Persoalan yang terjadi saat ini, menurut gubernur, harus menjadi koreksi bagi semua pihak. Terutama penyelenggara acara tidak boleh bertindak sesuka hati tanpa ada komunikasi dengan daerah. “Penyelenggara apapun, kalau gunakan nama daerah ya bicara dulu dengan daerah,” ujarnya.

Meski demikian, Dia mengaku tidak ingin memperbesar persoalan Achintya yang mengaku mewakili NTB. Namun, tegasnya, semua pihak bisa saling menghargai. “Kan ada juga dinas pariwisata dan SKPD terkait, kita harus saling menghargai biar sama-sama enak,” pintanya.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov NTB, Yusron Hadi menegaskan, Achintya Nielse bukanlah wakil NTB dalam ajang Miss Indonesia 2017 seperti pengakuannya. “Yang bersangkutan menurut informasi kita terima tidak bermukim atau berasal dari NTB sebagaimana dipersyaratkan kepada setiap peserta ajang Miss Indonesia,” ucap Yusron menambahkan.

Hal yang disesali, penyelenggara tidak pernah berkoordinasi langsung dengan pemerintah daerah. Padahal nama NTB disematkan kepada Achintya Nielsen.



loading...

Feeds

Unpri Stimulus Penelitian Dosen

"Dosen itu harus lebih termotivasi melakukan penelitian agar proses Tri Dharma Perguruan Tinggi dapat berjalan secara lebih maksimal," ujarnya