Sebelum Menembak Anaknya, Aiptu BS Sempat Periksa Kamar, Ternyata Guling

Bagas korban tembak ayah kandung.
foto : ist for Rakyat Bengkulu

Bagas korban tembak ayah kandung. foto : ist for Rakyat Bengkulu

POJOKSUMUT.com, BENGKULU-Kasus tewasnya Bagas (14) ditembak oleh ayahnya seorang polisi, Aiptu BS masih terus ditelusuri. Informasi terbaru dari tetangga korban, R, bahwa sebelum menembakkan senjatanya, Aiptu BS sempat memeriksa kamar putranya tersebut.

Informasi yang dihimpun Bengkulu Ekspress (BE) di Jalan Sumatera 5 Kelurahan Suka Merindu, Kota Bengkulu, kemarin, R mengaku, pada saat peristiwa penembakan terjadi, ia memang sama sekali tidak mendengar adanya suara letusan pistol.

Dia baru mengetahui bahwa Bagas tertembak oleh pistol ayahnya sendiri, Aiptu BS saat anak pertama Aiptu BS, Li menggedor pintu rumahnya.

Pada saat itu, Li hanya memberi tahu bahwa ada orang yang masuk kerumahnya.

“Saya tahu itu mereka sudah pergi ke rumah sakit. Dan diberi tahun bahwa Bagas itu meninggal jam enam pagi” beber R.

R menceritakan, dari informasi yang dia dapat, sebelum Aiptu BS menembak anaknya itu, dia sempat memeriksa keberadaan anaknya di dalam kamar. Dalam keadaan baru bangun tidur itu, dia meraba-raba tempat tidurnya untuk memeriksa anaknya. Pada saat itu dia merasakan bahwa kedua anaknya yaitu Bagas dan Li masih tidur disebelahnya.

Sebab itu, Aiptu BA yakin bahwa suara pintu terbuka itu bersumber dari orang yang ingin masuk ke rumahnya. Untuk itu dia langsung mengambil pistol dan menembak ke arah suara pintu terbuka itu.

Namun sayangnya yang dia raba tadi ternyata bantal guling yang di peluk oleh anak pertamanya Li.

“Dia (Aiptu BS) sempat memeriksa, tapi ternyata yang dipegangnya itu bantal guling bukan anak bungsunya,” tandas R.



loading...

Feeds