Hujan-hujan Main Bola, 13 Pemain Disambar Petir 1 Tewas

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSUMUT.com, Kemeriahan Turnamanen Sepakbola Sacho Cup di lapangan Karawang International Industrial City (KIIC), Kabupaten Karawang, Kamis (27/4) sore berujung petaka.

Para pemain kedua kesebelasan yang tengah bertanding, dikejutkan dengan suara petir yang menggelegar. Dentumannya cukup keras, sampai-sampai mereka tiarap.

Nahas, 13 pemain terkena sambaran petir lantaran tak buru-buru ke tempat yang aman.

Satu di antaranya tewas setelah sempat mengalami pingsan dan mendapat perawatan di Rumah Sakit Rosela, Karawang Barat. Korban atas nama Eris Jaenudin (30), warga Desa Kondang Jaya, Karawang Timur.

“Kejadiannya sekitar pukul 17.00. Dari 12 pemain, tiga orang pingsan (setelah tersambar petir). Cuaca memang sedang hujan deras waktu itu,” ujar Kabag Humas Polres Karawang, AKP Marjani dilansir Radar Karawang Online (Jawa Pos Grup), kemarin (29/4).

Dia menambahkan, ketika peristiwa terjadi, para pemain sebenarnya sempat menyadari kilatan petir. Hanya saja, mereka menganggap sesuatu hal yang biasa terjadi.

“Tapi rupanya memang ditengah-tengah pertandingan, keras sekali (petirnya),” jelas dia.

Adapun kedua belas korban mengalami luka bakar hebat. Mereka adalah Robi Darwis, Panji Hutomo, Muhammad Rahmad, M. Aji Hidayat, Arief Budiman.

Ahmad Rifai. Kemudian Sandi Saepulloh, Atighulna Aldiansyah, Amir Widiyana, Ahmad Faiz, Sahri Kapi, dan Fersi Untung.

“Semuanya ini tercatat sebagai karyawan PT YIMM (Yamaha Indonesia Motor Manufacturing),” tutup Marjani sembari menambahkan kalau  turnamen sepakbola Sacho Cup digelar antardivisi di lingkungan PT YIMM.

(mam/JPG/sdf)



loading...

Feeds

Terjawab Sudah, Semua Demi Pobga

Itu diungkapkan Matic dalam wawancaranya kepada MUTV kemarin. ''Kami saling membantu satu sama lain. Saya bisa katakan, dia (Pogba) bagus …