KACAU! Saat Wali Kota Tinjau Pelaksaan UNBK, Listrik SMPN 1 Medan Padam

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin meninjau ujian nasional di SMP Negeri 1 Medan, Selasa (2/5/2017).
foto : fir/pojoksumut

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin meninjau ujian nasional di SMP Negeri 1 Medan, Selasa (2/5/2017). foto : fir/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada hari pertama khususnya Berbasis Komputer (UNBK) di Medan diwarnai pemadaman listrik. Pemadaman itu terjadi di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Medan, Jalan Bunga Asoka, Kec Medan Selayang, Senin (2/5/2017).

Informasi yang dihimpun, padamnya listrik terjadi pada sesi 1 sekira pukul 09.00 WIB. Saat itu, para siswa sedang menjawab soal-soal mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Akibatnya, guru-guru di sekolah tersebut panik bukan main. Ditambah lagi, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin bersama Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Medan Hasan Basri hendak meninjau.

Lantas, Plt Kepala SMPN 1 Medan Adlan memerintahkan guru dan pengawas untuk menenangkan pelajar agar tidak ribut. Bahkan, seolah-olah sedang ujian walau kondisi listrik padam.

Tak lama, Kadisdik Medan Hasan Basri tiba. Begitu juga Wali Kota Medan Dzulmi Eldin. Namun, listrik belum juga hidup.

Kedua pejabat itu kemudian memantau siswa yang sedang ujian di depan pintu masuk ruang ujian. Ternyata benar, pemadaman listrik sedang terjadi.

Beruntung, pemadaman itu tak berlangsung lama hanya sekira 15 menit. Selanjutnya listrik normal kembali dan siswa melanjutkan proses ujian.

Plt Kepala SMPN 1 Medan Adlan mengakui bahwa sempat terjadi pemadaman listrik. Dia menyebutkan, pemadaman yang terjadi akibat gangguan di gardu cabang.

“Sebentar aja kok listrik padam, kira-kira sepuluh menit. Setelah itu, hidup lagi,” akunya.

Ia menyatakan, sebelumnya pihaknya sudah berkoordinasi kepada PLN agar tidak terjadi pemadaman disaat ujian berlangsung. Bahkan, untuk mengantisipasi pihak PLN meminjamkan genset dan menempatkannya di sekolah.

Akan tetapi, sayangnya genset tak dapat digunakan lantaran tidak yang mahir mengaktifkannya. Sebab, operatornya datang terlambat.

“Kami berharap untukb selanjutnya tidak ada lagi pemadaman yang terjadi. Karena kalau terjadi sangat mengganggu kenyamanan peserta ujian,” cetua Adlan.

Lebih lanjut ia mengatakan, di SMPN 1 Medan tercatat ada sebanyak 382 siswa yang ikut UNBK tahun ini. Siswa dibagi ke dalam empat ruangan dengan kapasitas setiap ruangan 40 siswa. Selanjutnya dibagi tiga sesi. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds