PSMS Jalani Laga Kandang Tiga Kali Beruntun, Jamu Persiraja di Teladan

Skuad PSMS mendapat arahan dari Pelatih Mahruzar Nasution di Stadion Kebun Bunga.
foto : dok/pojoksumut

Skuad PSMS mendapat arahan dari Pelatih Mahruzar Nasution di Stadion Kebun Bunga. foto : dok/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Untuk kali ketiga, PSMS Medan mendapatkan keuntungan menjalani partai home di Liga 2. Setelah lawan 757 Kepri Jaya FC, Pro Duta, Ayam Kinantan-julukan PSMS, akan menjamu Persiraja di Stadion Teladan Medan, Sabtu (6/5/2017).

Ya, terdapat perubahan jadwal Grup 1 Liga 2. Ini terjadi lantaran jadwal kunjungan Presiden RI, Joko Widodo ke Banda Aceh bersamaan dengan jadwal Persiraja versus PSMS. Alhasil, Laskar Rencong-julukan Persiraja harus menjadi tim tamu di Medan.

Hal itu dibenarkan Wakil Ketua Umum PSMS Medan, Kisharianto Pasaribu. “Kunjungan Presiden RI kebetulan bersamaan dengan laga PSMS menghadapi Persiraja. Jadinya, venue pertandingan dipindahkan ke Medan di Stadion Teladan. Harinya tetap (Sabtu 6/5/2017),” ujar Kisharianto, Selasa (2/5/2017) sore di Mess PSMS, Komplek Stadion Kebun Bunga, Medan.

Menurutnya, perpindahan venue pertandingan tersebut menguntungkan PSMS Medan, khususnya dari segi pemasukan tiket. Namun, pihaknya berjanji tidak akan memanfaatkan laga dua tim “musuh bebuyutan” tersebut dengan kenaikan harga tiket.

“Harga tiket sama seperti pertandingan PSMS menghadapi Pro Duta FC kemarin,” ujarnya.

Seperti diketahui, harga tiket pada pertandingan PSMS Medan kontra Pro Duta Minggu (30/4) terbagi tiga kategori. Tribun terbuka dibanderol Rp15.000, tertutup Rp40.000, sementara VIP Rp100.000.

“Dua kemenangan PSMS di dua laga ini harapan jami sebagai momentum kebangkitan PSMS Medan. Dan kami berharap pula dengan harga tiket yang tidak naik, animo masyarakat untuk menonton pertandingan PSMS semakin tinggi. Tentunya kami harapkan dukungan masyarakat tidak hanya Medan tetapi Sumut juga,” ucap Kisharianto.

Sementara itu, Pelatih PSMS, Mahruzar Nasution fokus menggembleng Legimin Raharjo dkk.

Menurutnya, Persiraja adalah tim yang kuat di Grup 1. “Mereka lawan yang tangguh. Kami saat ini terus berbenah menyempurnakan kekurangan di pertandingan sebelumnya. Satu diantaranya, membangun serangan yang lebih baik,” ujarnya. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds