Manajemen Hotel Tempat Pesta Gay Itu Segera Dipanggil Penyidik

Polisi mengamankan barang bukti dan para pelaku pesta gay di Surabaya.
foto : satria nugraha/radar surabaya

Polisi mengamankan barang bukti dan para pelaku pesta gay di Surabaya. foto : satria nugraha/radar surabaya

POJOKSUMUT.com, SURABAYA-Penyidik akan memanggil pihak manajemen hotel Oval di Jalan Diponegoro yang menjadi lokasi pesta seks sejenis yang melibatkan 14 orang gay.

Kapolrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Mohammad Iqbal menjelaskan bahwa pemanggilan terhadap pihak manajemen hotel Oval sengaja dilakukan untuk memastikan apakah mereka mengetahui adanya pesta gay bertajuk Party XXX tersebut. Sebab, pihaknya menegaskan bahwa akan memanggil siapa pun yang mengetahui atau terlibat dalam pesta seks sejenis itu.

“Penyidik tentunya memiliki alasan untuk melakukan pemanggilan ini (ke pihak manajemen hotel Oval, Red),” ungkap Kombespol M Iqbal, Kamis (4/5/2017).

Karena itu, dia mengimbau agar semua pihak termasuk manajemen hotel ikut berperan aktif mengawasi para tamu. Sehingga ketika ada gerombolan orang yang mem-booking satu kamar dengan gerak-gerik yang janggal, pihak hotel harus patut curiga.

Jika menemukan adanya keanehan atau kejanggalan, Iqbal meminta agar segera melapor ke polisi. “Tentu jika kami mendapat laporan, akan langsung menindaklanjutinya dengan cepat,” jelasnya.

Kemudian mengenai adanya keterlibatan salah satu ormas dalam aksi penggerebekan itu, Iqbal membantah. Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menegaskan jika penggerebekan itu dilakukan oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya, dalam hal ini adalah Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Meski demikian, pihaknya tidak menampik jika informasi adanya pesta gay itu diperoleh dari seorang sumber. ”Kami selalu bersinergi dan saling menjaga hubungan dengan seluruh masyarakat kota Surabaya. Kami juga mengucapkan terima kasih pada saat itu mendapat telepon dari seorang bapak-bapak yang memberitahukan bahwa akan ada perbuatan yang dilarang oleh undang-undang,” terangnya.

Lebih lanjut mantan kapolres Gresik dan Sidoarjo ini mengatakan bahwa setelah mendapat informasi adanya pesta gay melalui telepon itu, pihaknya langsung melakukan penggerebekan. Bahkan, Iqbal mengaku dia sendiri yang memimpin penggerebekan itu. Sehingga, dirinya bisa memastikan memang tidak ada keterlibatan ormas dalam aksi penggerebekan itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, polisi mengerebek aksi pesta gay yang digelar di hotel Oval di Jalan Diponegoro, Minggu (30/4). Penggerebekan itu mengamankan 14 orang gay yang delapan di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. Belakangan setelah dilakukan tes kesehatan, lima di antara para gay itu juga positif mengidap HIV. (yua/jay/jpg/nin)



loading...

Feeds

UISU Menuju Research University

"Langkah itu, merupakan upaya konkrit dalam mencapai target UISU dari teaching university menjadi research university. Oleh karena itu, diharapkan terjadi …