Mantan Pacar Kalap, Mahasiswi Cantik dan Teman Prianya Disiram Air Keras

 Damara dan Widia dijenguk Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Husni Ramli (baju putih) di IGD RSUD dr. Soedarso Pontianak, Kamis (4/5) dinihari. ACHMAD MUNDZIRIN/prokal

Damara dan Widia dijenguk Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Husni Ramli (baju putih) di IGD RSUD dr. Soedarso Pontianak, Kamis (4/5) dinihari. ACHMAD MUNDZIRIN/prokal

POJOKSUMUT.com, PONTIANAK-Malang benar nasib Widia dan Damara Ramadan. Keduanya asyik berboncengan sepeda motor di Jalan Imam Bonjol, Pontianak Selatan, Rabu (3/5/2017) pukul 20.30 tiba-tiba disiram air keras. Diduga pelakunya Hengki Tri Pratama, mantan kekasih Widia.

Akibat siraman air raksa itu, Widia dan Damara terbaring di IGD RSUD dr. Soedarso Pontianak. Keduanya tak menyangka kepergiannya mengerjakan tugas kuliah akan berakhir di rumah sakit dengan tubuh melepuh. Air keras itu mengenai wajah Widia dan sekujur tubuh Damara.

Di temui di IGD, Damara pun bercerita panjang lebar kepada wartawan dan Kasat Reskrim Kompol Muhammad Husni Ramli beserta jajarannya. Menurut mahasiswa Polnep semester empat itu, dirinya satu motor, mengantar Widia mengerjakan tugas kuliah. Damara menjemput Widia di rumahnya Jalan Tanjung Raya II, Pontianak Timur.

“Dalam perjalanan Widia menyadari ada pria yang membuntuti dari belakang, mengendarai sepeda motor matic berwarna hitam ketika berada di Jembatan Kapuas I. Saya bilang biarkan saja jangan dihiraukan,” jelas Damara.

Widia yang khawatir, meminta Damara berhenti. Dia memastikan apakah pria yang menggunakan sepeda motor matic itu benar-benar membuntuti atau tidak. Damara pun menghentikan laju kendaraannya. Dugaan Widia tak meleset. Pria itu juga berhenti, bahkan tepat berada di samping sepeda motornya.

“Perut saya langsung ditempeli senjata tajam. Namun saya tepis dan tancap gas untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan. Tetapi masih dikejar,” ungkap Damara.

Namun Damara dan Widia tak dapat mengelak, karena dipepet pria tersebut. Saat itulah mereka disiram dengan air raksa. Pria tersebut langsung melarikan diri.

“Saya dan Widia berhenti, meminta pertolongan warga sekitar. Kemudian dibawa ke RSUD Soedarso Pontianak,” jelasnya.

Damara mengaku sama sekali tak mengenal pria tersebut. Namun Widia mengenali persis siapa pria yang membuntuti, menodongkan senjata tajam serta menyiramnya menggunakan air keras. “Kalau teman saya itu kenal katanya, tapi teman saya itu lagi terbaring. Mungkin masih shock jadi belum dapat berbicara,” ujar Damara.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Muhammad Husni Ramli mengaku, mendapatkan laporan, bersama Tim Jatanras langsung mendatangi IGD RSUD Soedarso Pontianak. Dia melihat kondisi dan mengintreogasi korban serta meminta keterangan saksi.

Di IGD RSUD Soedarso Pontianak juga hadir ibu dari pria yang diduga melakukan penyiraman air raksa terhadap Damara dan Widia. Wanita itu kenal dengan Widia, mantan kekasih anaknya yang bernama Hengki.



loading...

Feeds

Resmi Menjanda Lagi, Musdalifah Bersyukur

POJOKSUMUT.com, MUZDALIFAH harus menerima kenyataan kembali berstatus janda. Pun demikian, dia mengaku bersyukur setelahPengadilan Agama Tangerang telah mencabut status pernikahannya …

Babak I : PSMS Vs Persita : 0-0

Dua menit kemudian, gelandang serang Persita Henry Rivaldi kembali lolos dari kawalan pemain PSMS, mampu melepaskan tendangan keras namun melenceng …