Penyediaan Layanan BBG di SPBU Sumut Masih Tunggu Regulasi Teknis

 
POJOKSUMUT.com, MEDAN-Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengeluarkan kebijakan baru. Setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wajib memiliki 1 unit mesin pengisian (dispenser) Bahan Bakar Gas (BBG).

 

 
Kebijakan tersebut berlaku juga di Pulau Sumatera, tak terkecuali Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Namun demikian, di Sumut realisasinya masih menunggu regulasi teknis.
Officer Communication and Relations PT Pertamina MOR I Sumbagut, Arya Yusa Dwicandra mengaku, pihaknya siap melaksanakan program yang ditetapkan pemerintah terkait penyediaan BBG di SPBU.

 

 
“Saat ini, Pertamina di wilayah Sumatera Utara masih menunggu aturan regulasi teknis terkait pembangunan sarana BBG,” ujarnya kepada wartawan di Medan, Jumat (5/5/2017).

 

 
Menurut dia, dari info yang didapat melalui media untuk roadmap pelaksanaan tahap awal berada di Pulau Jawa.

 

 
“Nantinya pembangunan SPBU dengan fasilitas pengisian BBG akan diutamakan di wilayah yang dekat dengan infrastruktur gas,” tukas Arya.

 
Sebagaimana diketahui, kebijakan wajib BBG di SPBU tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 25 Tahun 2017 tentang Percepatan Pemanfaatan Bahan Bakar Gas Untuk Transportasi Jalan.

 
Aturan itu telah ditandatangani Menteri WSDM Ignasius Jonan tanggal 29 Maret 2017 lalu. Tujuannya, guna mendorong konsumsi BBG untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM. Selain itu, mendukung pemanfaatan gas bumi untuk bidang transportasi. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds