PARAH! Setubuhi Putri Kandung Juga Keponakan Secara Live Streaming ke Puluhan Negara

 Wakapolres Kukar Kompol Andre Anas (tengah) dan Kanit I Subdit IV Cyber Crime Polda Metro Jaya Kompol Joko Handono (kanan) saat memberi keterangan pers di Tenggarong, kemarin. (rifqi/kaltimpos/JPG)

Wakapolres Kukar Kompol Andre Anas (tengah) dan Kanit I Subdit IV Cyber Crime Polda Metro Jaya Kompol Joko Handono (kanan) saat memberi keterangan pers di Tenggarong, kemarin. (rifqi/kaltimpos/JPG)

POJOKSUMUT.com, TENGGARONG-DA alias AG (41), warga Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar) benar-benar gila. Sudah bertahun-tahun dia melancarkan aksi asusila pedofilianya.

Bahkan, pria yang menjabat sebagai asisten kepala di sebuah perusahaan kelapa sawit di Kembang Janggut itu tak hanya menyetubuhi anak kandung dan keponakannya, dia juga merekam adegan mesum tersebut lalu dipertontonkan secara live streaming ke sejumlah negara!

Sejak akhir pekan lalu, Kaltim Post (JawaPos Group) mendapat informasi secara eksklusif dari jajaran kepolisian terkait kedatangan tim Subdit Cyber Crime Polda Metro Jaya (PMJ) Jakarta. Atas permintaan kepolisian, kabar itu awalnya diminta untuk tidak diekspos hingga target operasi (TO) berhasil diringkus.

Kedatangan tim dari PMJ, bahkan ditengarai hanya diketahui terbatas di lingkungan Polres Kukar. Hingga ditetapkan TO di Kembang Janggut, pihak Opsnal Polres Kukar beserta anggota Polsek Kembang Janggut yang dipimpin Ipda Aksarudin Adam, dilarang menyentuh AG, kecuali hanya melakukan pengintaian sejak Jumat (6/5/2017. Ini untuk memastikan AG tak membuang barang bukti maupun berupaya kabur dari buruan.

Perjalanan tim PMJ yang dipimpin Kanit I Subdit IV Cyber Crime Polda Metro Jaya Kompol Joko Handono pun cukup panjang menuju lokasi penangkapan. Dari Balikpapan menuju Samarinda, tim beranggotakan lima orang itu harus menempuh jalur darat hingga lebih dari 115 kilometer.

Dari Kota Tepian menuju Kembang Janggut, jarak yang ditempuh mencapai 116 kilometer. Dalam perjalanannya, mobil yang ditumpangi harus mengalami ambles di jalur bubur. Polisi juga sempat menumpangi kapal penyeberangan di Kembang Janggut untuk menuju lokasi.

Sabtu (6/5/2017), sekirapukul 16.00 Wita, anggota Polres Kukar yang lebih dulu berada di Kembang Janggut memantau keberadaan tersangka AG yang saat itu berboncengan dengan anak sulungnya, DA (17). Setelah saling berkoordinasi, polisi akhirnya meringkus AG di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Kembang Janggut. Dia langsung dibawa dengan mobil preman milik Unit Opsnal Polres Kukar. Dengan menggunakan mobil terpisah, DA juga turut diamankan lalu dibawa ke Mapolsek Kembang Janggut.

Dari hasil interogasi, AG akhirnya mengakui perbuatannya. Dia sudah lama menggauli DA yang merupakan anak kandungnya. Bahkan pencabulan dilakukan sejak DA berusia dua tahun. Selanjutnya, saat usia DA beranjak 11 tahun, AG mulai melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Hubungan keduanya tanpa diketahui oleh ibu korban. Sementara perlakuan asusila tersebut kerap dilakukan saat ibunya sedang tidak di rumah atau tidur.

Tak hanya DA, polisi juga mengendus korban lain. Berinisial DL yang merupakan keponakan tersangka. DL diketahui sudah tinggal bersama tersangka sejak kedua orangtuanya di Lampung meninggal dunia. DL saat ini juga diketahui sebagai anak berkebutuhan khusus (ABK).

Sama halnya dengan DA, hubungan badan dengan DL juga kerap disiarkan melalui live streaming ke sejumlah akun terbatas sesama pedofilia di penjuru dunia. Tak hanya itu, tersangka juga tak segan mengirim hasil rekamannya tersebut ke sejumlah akun sosial media sesama pedofilia lainnya di berbagai negara.

“Jadi, aktivitas tersangka ini terendus setelah anggota kami melakukan patroli cyber crime. Dari sebuah akun, kami mencurigai aktivitas seseorang asal Kaltim yang ditengarai aktif mengirimkan video berkonten porno. Saat kita cek, ternyata memang benar, pemilik akun tersebut berada di Kembang Janggut, Kukar,” terang Joko Handono.



loading...

Feeds

Resmi Menjanda Lagi, Musdalifah Bersyukur

POJOKSUMUT.com, MUZDALIFAH harus menerima kenyataan kembali berstatus janda. Pun demikian, dia mengaku bersyukur setelahPengadilan Agama Tangerang telah mencabut status pernikahannya …

Babak I : PSMS Vs Persita : 0-0

Dua menit kemudian, gelandang serang Persita Henry Rivaldi kembali lolos dari kawalan pemain PSMS, mampu melepaskan tendangan keras namun melenceng …