Diduga Dirampok, Mayat Penjaga Gudang CDB Polonia Ditemukan di Atas Sajadah

ilustrasi
pixabay

ilustrasi pixabay

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Seorang penjaga gudang proyek pembangunan di kompleks CBD Polonia Medan, Kamal (53) warga Sei Mati, Belawan, ditemukan tewas dengan kondisi luka dan bersimbah darah di dalam kamarnya, Jumat (12/5/2017).

Diduga korban adalah korban pembunuhan.

Selain itu, sepeda motor juga telepon genggam milik korban tidak lagi berada di tempatnya (hilang). Sejauh ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas kasus ini.

Informasi diterima, tewasnya korban pertama sekali diketahui oleh mandor proyek bernama Samsul. Hari ini sekira pukul 08.30 WIB ia ke lokasi proyek di Blok H Kompleks CBD dengan maksud meminta palu ke kamar Kamal yang bertugas menjaga gudang logistik.

Namun saat tiba di lokasi, ia melihat kamar korban dalam keadaan tergembok dari luar. Samsul pun meminta pekerja bangunannya bernama Parman untuk membuka paksa gembok. “Ketika pintu dibuka, korban sudah tewas dalam keadaan mengenaskan,” kata warga di sana.

Diduga, korban dirampok dan dihabisi saat shalat subuh karena selain di atas sajadah, peci korban juga terlihat di sekitarnya.

“Dan kita lihat ke gudang, sepeda motor Vario yang biasa di parkirkan di situ pun sudah tidak ada,” kata Samsul kepada wartawan.

Temuan ini pun langsung dilaporkan ke pihak keamanan yang langsung meneruskannya ke Polisi Militer AU yang kemudian berkordinasi dengan kepolisian.

Petugas dari Polsek Medan Baru dan Polrestabes Medan kemudian melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Poldasu untuk keperluan otopsi. (ring/pojoksumut)



loading...

Feeds