Ketika Partai Demokrat Merasa Diuntungkan dengan Orator Pro Ahok

Veronica
foto : youtube

Veronica foto : youtube

 

POJOKSUMUT.com, JAKARTA-Kasus orasi pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saat di depan Lapas Cipinang, mendapatkan reaksi dari pihak Partai Demokrat.

Pasalnya, dalam orasinya itu, sang orator Veronica Koman Liau menyebutkan rezim Jokowi lebih buruk daripada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Ini kami berikan apresiasi, memang itu hal yang ada dan kami juga terima kasih atas apresiasi yang diberikan kepada pemerintahan SBY,” ujar Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (12/5/2017).

Menurut Agus, pernyataan Veronica itu cukup membuktikan bahwa keadaan di era pemerintahan SBY, demokrasi cukup teratur dan terukur.

“Kami berikan apresiasi memang begitu adanya. Pemerintahan SBY saat itu cukup, dalam hal ini betul-betul melaksanakan demokrasi, berdaulat, teratur, dan terukur,” tegas Agus.
Di sisi lain, Agus menyayangkan sikap dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang menyebarkan data Veronica karena menyebut rezim Joko Widodo lebih parah dari SBY. Pasalnya upaya menyebaran data Veronica itu tidak dibenarkan dalam undang-undang/ “Itu bisa saja digugat,” sebutnya.

Namun wakil ketua DPR itu mengatakan, digugat atau tidaknya Tjahjo, tergantung
Veronica sendiri.

“Kami serahkan kepada pihak-pihak yang bersangkutan. Karena semua yang merasa, yang berkaitan secara langsung,” pungkas Agus. (dna/JPG/nin)



loading...

Feeds

UISU Menuju Research University

"Langkah itu, merupakan upaya konkrit dalam mencapai target UISU dari teaching university menjadi research university. Oleh karena itu, diharapkan terjadi …