Ayam Kinantan Optimis Pertahankan Keangkeran Stadion Teladan

Pelatih PSBL Langsa (kanan) Amrustian dan Pelatih PSMS, Mahruzar di Mes PSMS, kemarin (12/5/2017).
foto : nin/pojoksumut

Pelatih PSBL Langsa (kanan) Amrustian dan Pelatih PSMS, Mahruzar di Mes PSMS, kemarin (12/5/2017). foto : nin/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Skuad PSMS Medan optimis mempertahankan kemenangan di laga keempat Grup 1 Liga 2 melawan PSBL Langsa di Stadion Teladan, Sabtu (13/5/2017) sore ini, pukul 16.00 WIB.

Raihan tiga angka di laga ini akan memperkokoh posisi puncak dengan 12 poin. Saat ini, Legimin Raharjo dkk sudah mengemas sembilan poin setelah menumbangkan, tiga lawan sebelumnya, 757 Kepri Jaya FC (2-0), Pro Duta FC (4-0), Persiraja (3-0).

Ayam Kinantan-julukan PSMS Medan, akan tampil komplet setelah bek tangguhnya Achmad Budi Hargo sembuh dari cedera. Budi Hargo yang selalu menjadi starter harus dicadangkan di laga sebelumnya lawan Persiraja karena belum fit.

“Budi Hargo sudah bisa main. Apakah nanti langsung dimainkan, kita lihat saja nanti,” ujar Pelatih PSMS, Mahruzar Nasution di Komplek Mes PSMS.

Sejauh ini, kendala PSMS kata Mahruzar adalah mencetak gol di menit awal, meski peluang selalu tercipta di babak pertama dan konsentrasi pemain sepanjang pertandingan.

“Peluang banyak, jadi kita menanti kapan terjadinya gol. Dan kebanyakan gol memang di babak kedua. Namun, di satu sisi saya melihat stamina pemain lumayan bagus karena bisa terus bisa press hingga babak kedua,” jelasnya.
Lalu bagaimana dengan tim lawan? PSBL, menurut Mahruzar adalah tim yang diperhitungkan. Tim lawan yang kini berada di peringkat ketiga ini ditukangi pelatih yang sudah sangat kenal tipikal pemain PSMS. Ya, Amrustian adalah mantan pemain PSMS.

Mahruzar menyebut Skuad Elang Biru-julukan PSBL memiliki beberapa pemain yang punya ketajamam mengeksekusi bola-bola mati. “PSBL punya pemain seperti Yusrizal Muzakki yang punya tendangan set piece berbahaya. Itu akan kami waspadai,” ujarnya.

Mahruzar menyebutkan, untuk mengantisipasi itu, dia menginstruksikan pemainnya untuk meminimalisir membuat pelanggaran terhadap lawan di 1/3 lapangan akhir di wilayah pertahanan PSMS Medan. “Karena akan sangat disayangkan serangan yang sudah dibangun akhirnya harus berbuah peluang bagi lawan yang bisa jadi malapetaka buat PSMS. Untuk itu kami mewanti-wanti pemain untuk seminimal mungkin membuatpelanggaran di areal pertahanan sendiri,” ungkap pelatih berpangkat kapten infanteri itu.

“Bagaimana hasil akhirnya nanti, tergantung bagaimana anak-anak di lapangan. Mereka aktor pentingnya, jika semua berjalan sesuai intruksi. Kami optimis bisa menang,” pungkasnya. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds