Meski Menang Lagi, Pelatih PSMS Kecewa, Ini Sebabnya

Dimas Drajad berpeluang tampil sejak menit babak pertama lawan Persis Solo, Kamis (16/11/2017)

Dimas Drajad berpeluang tampil sejak menit babak pertama lawan Persis Solo, Kamis (16/11/2017)

POJOKSUMUT.com, PSMS Medan sukses mempertahankan rekor menang di kandang dan gawang tak kebobolan empat laga beruntun, usia mengalahkan PSBL Langsa dengan skor 2-0 di Stadion Teladan, Sabtu (13/5/2017) sore.

Pelatih Ayam Kinantan-julukan PSMS, Mahruzar Nasution mengatakan kemenangan ini patut disyukuri. “Kita syukuri menang, alhamdulillah,” ujarnya usai pertandingan.

Pun demikian, dia mengaku kecewa melihat permainan Legimin Raharjo dkk. Menurutnya, para pemain terlalu percaya diri, sehingga sepanjang laga banyak bermain secara individual. “Dari sisi permainan banyak individual sehingga kehabisan tenaga. Terlalu pede, jadi tidak kolektif. Dan, itu terjadi dari sejak babak pertama,” bebernya.

Dia menyebutkan, seandainya tidak begitu, skuadnya bisa menang dengan gol lebih dari dua. “Mereka menjalankan intruksi saya untuk bermain pressing. Tapi ya itu tadi terlalu pede, mainnya tidak efektif. Jadi tenaga habis sendiri dan cepat kehilangan bola. Termasuk terjadi pembiaran tim lawan di babak kedua,” lanjutnya.

Mahruzar pun menyebutkan dari empat laga, penampilannya skuadnya kali ini katagori sedang. Apakah terburuk? Meski tak mengeluarkan kata, Mahruzar mengisyaratkan dengan anggukan kepala.

Dia pun enggan menyalahkan tim lawan atas insiden beberapa pemainnya yang harus tergeletak di lapangan lantaran cedera. “Bukan karena tim lawan main kasar. Tidak termasuk katagori kasar. Masih taraf kewajaran permainan tim lawan. Jadi beberapa pemain kita yang bertabrakan di lapangan karena permainan individu tadi,” ungkapnya.

Dalam pertandingan ini, dua gol PSMS dicetak Suhandi menit ke-29 dan Dimas Drajad pada menit ke-44. PSMS berada di peringkat pertama klasemen sementara grup 1 Liga 2 dengan 12 poin. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds