Kawannya Ditangkap, Pers Mahasiswa ITM Tutup Mulut di Depan Polresta Medan

Pers ITM demo di depan Polresta Medan. | ring/pojoksumut

Pers ITM demo di depan Polresta Medan. | ring/pojoksumut

 

POJOKSUMUT.com, MEDAN– Minta pihak Polrestabes Medan menunjukkan bukti yang mendasari penahanan dua anggota Lembaga Pers Mahasiswa Bursa Obrolan Mahasiswa (LPM BOM) Institut Teknik Medan, Senin (15/5/2017) sore tadi.

Asosiasi Pers Mahasiswa (APM) menggelar aksi bungkam di depan gerbang Polrestabes Medan.

“Mana buktinya kalau memang ada penganiayaan seperti yang disebutkan, tunjukkan kepada kami, kami ingin melihat bukti yang disampaikan polisi itu,” kata Adinda Zahra Novianti, perwakilan APM Kota Medan.

Ia mengatakan, jika polisi tidak punya bukti, harusnya dua anggota LPM BOM masing-masing M Fadel dan Fikri segera dibebaskan.

Mengingat, keduanya sudah ditahan selama dua minggu lebih. “Mereka bertugas kan dilengkapi dengan ID Card. Kenapa mereka ditangkap,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasional Satreskrim Polrestabes Medan, AKP S Simarmata mengatakan, mereka tidak bisa begitu saja menunjukkan bukti tersebut pada mahasiswa. Karena, bukti itu sudah masuk dalam ranah penyidikan.

“Kami tidak bisa menunjukkan bukti itu karena itu ranah penyidikan, tetapi jika ada tim kuasa hukum yang mau jumpa dengan saya, silahkan saja,” ungkapnya.
(ring/sdf)



loading...

Feeds