Misteri Klaim Kematian Avril Lavigne Muncul Lagi, Sosok Melissa Disebut Penggantinya

Fans garis keras Avril terus mengungkap perbedaan Avril 2003 yang disebut momen dia tewas dengan Avril yang ada saat ini

Fans garis keras Avril terus mengungkap perbedaan Avril 2003 yang disebut momen dia tewas dengan Avril yang ada saat ini

POJOKSUMUT.com, PENYANYI Avril Lavigne kembali diterpa kabar terkait kematiannya tepat pada ulang tahun ke-15 peluncuran albumnya yang berjudul Complicated.

Lagi-lagi seorang pengguna Twitter yang mengaku sebagai seorang siswa SMA berusia 17 tahun dan memiliki lebih dari 13.000 pengikut merinci klaim bahwa Avril telah tewas pada 2003 lalu.

Dan cuitannya itu telah disukai dan di cuit ulang hampir seperempat juta kali.

Dalam thread tersebut, mereka menduga penyanyi tersebut bunuh diri pada akhir 2003 setelah kematian kakeknya.

Teori tersebut mengatakan karena dugaan “kematian” Lavigne terjadi pada puncak kariernya, perusahaan rekaman memutuskan untuk menyewa seorang bernama Melissa Vandella yang mirip dengan Lavigne untuk meniru artis tersebut.

Vandella dilaporkan direkrut terlebih dahulu untuk berpose sebagai Lavigne di depan para paparazzi, lanjut teori tersebut.

Kabar bohong tentang kematian penyanyi asal Kanada itu sudah muncul berkali-kali dalam beberapa tahun terakhir. Lavigne juga menjadi korban rumor lainnya, yang menyebutkan bahwa ia tewas setelah mengalami kecelakaan saat meluncur di papan salju.

Para netizen yang mendukung teori di Twitter kembali dengan klaim mereka terkait perbedaan yang terlihat dalam penampilan kulit bintang, rahang, sudut mata dan gaya busana serta tulisan tangan selama bertahun-tahun.

Yang lainnya mengutip gambar promo penyanyi tersebut dengan kata Melissa yang tertulis di tangannya.

Sebuah blog milik orang Brasil, bernama Avril Esta Morta (Avril sudah mati), berspekulasi beberapa tahun yang lalu tentang kematian penyanyi tersebut, dengan menunjukkan perbedaan pada kulitnya.

Foto-foto yang digunakan dalam blog tersebut telah berulang kali muncul secara online untuk mendukung dan membantah klaim tersebut.

Blog tersebut dibuat untuk “membuktikan betapa mudahnya memulai teori konspirasi internet yang besar”, menurut reporter BuzzFeed Ryan Broderick yang melaporkan dalam blog itu pada tahun 2015 yang secara tidak sengaja menyebarkan rumor tersebut.

Lavigne dikenal aktif di berbagai media sosial dan dalam cuitan terbarunya pada 14 Mei, ia menyoroti dirinya dan ibunya dalam perayaan Hari Ibu di AS dan Kanada.

Beberapa tanggapan netizen yang diunggah berbunyi: “Selamat Hari Ibu, Melissa” dan “Melissa, tidak apa-apa. Kami di sini untukmu.”

Penyanyi, yang terjangkit penyakit Lyme pada 2013 itu, mengatakan bahwa periode yang dialaminya adalah “masa terburuk dalam hidupnya”.



loading...

Feeds