Saya Izinkan, Tidak Rela, tapi Ya Apa Boleh buat, Mas

Ardiansyah naik pelaminan dengan dua wanita sekaligus di Dusun V, Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Toman. Foto: Yudhi/Sumeks

Ardiansyah naik pelaminan dengan dua wanita sekaligus di Dusun V, Desa Kasmaran, Kecamatan Babat Toman. Foto: Yudhi/Sumeks

POJOKSUMUT.com, PERNIKAHAN Ardiansyah yang bersanding di pelaminan dengan dua perempuan cukup menghebohkan. Terlebih, bagaimana dua perempuan Pegi dan Rita mau menjalani seperti itu.

Mungkinkah cinta mereka begitu besar terhadap petani itu, hingga rela disandingkan berdua dalam satu momen?

Nah, Pegi disebut kembang desa di tempat tinggalnya, Karang Anyar, Kecamatan Lawang Wetan, Muba, Sumatera Selatan. Dia bertemu Ardi pada 2015 lalu di sebuah pesta pernikahan warga. Saat itu, Ardi tampil dan menyumbang suara emasnya.

“Aku tertarik dengan Mas Ardi karena pintar nyanyi. Suaranya bagus,” ungkap Pegi. Sejak perkenalan itu, keduanya intens berkomunikasi.

Padahal, Ardi sudah menceritakan kalau dirinya sudah punya pacar bernama Ria (20), warga Desa Karang Ringin, Kecamatan Lawang Wetan, Musi Banyuasin.

Posisi desa Pegi dan Ria bersebelahan. Biasanya, kalau malam mingguan, Ardi ke rumah Pegi yang lebih dekat. Setelah itu, mengunjungi Ria yang sudah delapan tahun dia pacari.

Seiring berjalan waktu, tiba-tiba Ardi mengungkapkan kepada Pegi kalau dia hendak menikahi Ria, yang sudah drop out dari salah satu perguruan tinggi di Kota Palembang. Rencana pernikahan sudah ditentukan 14 Mei.

“Saat itu, aku datang ke Pegi dan menceritakan rencana pernikahan itu,” tutur Ardi.

Pegi kaget. Dia minta agar Ardi bersedia menikahinya terlebih dahulu. “Saya sangat mencintai Ardi. Beliau cowok yang baik dan memiliki wibawa,” timpal Pegi yang tamatan SMP itu.

Ardi menikahi Pegi pada 23 April lalu. “Nikahnya di rumah ibu. Saya tidak minta uang atau harta apapun,” ujar Pegi lagi.

Hanya, Ardi memberikan mahar emas setengah suku kepadanya.
Pegi juga mengizinkan Ardi melaksanakan niatnya, menikahi Ria 14 Mei lalu. “Saya izinkan, Mas. Tidak rela, tapi ya apa boleh buat, Mas,” tukasnya lagi.

Harusnya hanya Ardi dan Ria saja yang naik pelaminan Minggu lalu. Namun, pihak keluarga Ardi merasa kasihan dengan Pegi yang pernikahan tak dirayakan. Maka itulah diputuskan kedua wanita yang dinikahi Ardi naik semua ke pelaminan.

“Saya hanya nurut suami saja,” ucap Pegi. Dia mengaku bisa hidup rukun dan bekerja sama dengan Ria dalam hal pekerjaan rumah. Kedua wanita yang tidak bekerja itu, berbagi tugas. Ada yang membersihkan rumah dan ada yang mencuci piring. “Doakan kami bisa terus rukun,” tutup Pegi.



loading...

Feeds