Bank Mestika Kembangkan Kacab Baru dan Internet Banking

 
POJOKSUMUT.com, MEDAN-PT Bank Mestika Dharma Tbk (Bank Mestika) tengah fokus memperluas jaringan, dengan mengembangkan kantor cabang (kacab) baru, mesin ATM dan internet banking. Hal ini bertujuan guna mengejar target pada tahun 2018, untuk menembus total aset sebesar Rp12 triliun.

 

Presiden Direktur Bank Mestika, Achmad S Kartasasmita mengungkapkan, dalam perluasan jaringan itu pihaknya merencanakan untuk membangun tiga kacab baru pada tahun ini di kota-kota besar termasuk Sumut. Diantaranya Bandung, Jakarta, dan Kisaran.

 

Untuk di Kisaran, kata Achmad, direncanakan sekitar 3 hingga 4 bulan lagi akan dibangun. Sebab, Kisaran memberikan potensi yang besar.

 
Diutarakan dia, sebelumnya pada tahun ini pihaknya telah membangun satu kacab baru di Kota Palembang pada April 2017 lalu. Sebab, kebetulan banyak nasabah dari Sumut membuka bisnis perkebunannya di daerah itu. Sehingga, diputuskan kenapa tidak untuk mengikuti bisnis nasabah tersebut.

 
“Perluas jaringan juga kita lakukan dengan mengembangkan internet banking. Hal ini dikarenakan perkembangan teknologi pada industri perbankan, yang menuntut tidak hanya membangun kantor di daerah-daerah,” ungkap Achmad usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Hotel Grand Aston City Medan, Kamis (18/5/2017).

 
Menurutnya, tujuan dari pengembangan internet banking untuk menambah jumlah nasabah. Walaupun terkesan terlambat, akan tetapi masih tetap ada peluang. Harapannya, internet banking bisa diluncurkan pada bulan Juni mendatang.

 
Disebutkan Achmad, tak hanya melakukan perluasan jaringan pihaknya juga tengah melakukan pengembangan bisnis di beberapa sektor industri. Sebab, sejumlah sektor industri yang dibiayai selama ini dilihat mulai lemah. Oleh sebab itu, harus melihat sektor-sektor lain yang memberikan kesempatan untuk berkembang dan menghasilkan laba.

 
“Kita juga akan mengembangkan bisnis di sektor real estate, meskipun persaingan saat ini sangat ketat. Selain itu, sektor lainnya pada maritim dan pariwisata seperti yang diharapkan oleh pemerintah. Sedangkan industri lainnya menyangkut perdagangan dan infrastruktur. Namun, masih perlu dipelajari karena situasinya belum pasti. Karena, belum melihat perkembangannya terlalu baik untuk masuk ke sektor yang belum kami kenal,” jabarnya yang didampingi Wakil Presiden Direktur Hendra Halim, Direktur Kepatuhan Andy, Direktur Operasional Harun Ansari dan Direktur Umum Yusri Hadi.

 
Lebih lanjut Achmad mengatakan, perkembangan kinerja keuangan Bank Mestika hingga tahun 2016 terlihat situasinya seperti kurang berpihak. Namun begitu, pihaknya memiliki kebanggaan tersendiri karena mampu membukukan total aset Rp10,5 triliun. Total aset tersebut meningkat sekitar 12 persen dari tahun lalu yang mencapai Rp9,4 triliun.

 
“Pencapaian total aset sebesar Rp10,5 triliun ini sejalan dengan visi kami, dimana pada tahun 2018 total aset kita diharapkan dapat mencapai Rp12 triliun. Walaupun situasi ekonomi tidak terlalu baik, tapi kami bisa berjalan dalam mencapai visi kami hingga pada waktunya,” tukasnya.

 
Sementara, Corporate Secretary Bank Mestika, Afif menambahkan, sampai dengan Mei 2017 ini, Bank Mestika memiliki 1 kantor pusat operasional, 12 kacab, 46 kacab pembantu, 7 kantor kas, 71 jaringan ATM bersama.

 
“Sejak Juli 2013, Bank Mestika telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode BBMD,” imbuhnya. (fir/pojoksumut)

 

 



loading...

Feeds

UISU Menuju Research University

"Langkah itu, merupakan upaya konkrit dalam mencapai target UISU dari teaching university menjadi research university. Oleh karena itu, diharapkan terjadi …