Dua Bandar Sabu yang Tewas Ditembak Itu Diintai Selama Tiga Hari

ilustrasi mayat

ilustrasi mayat

 

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Dua bandar sabu asal Aceh yang tewas ditembak polisi pada, Selasa (16/5/2017) malam di Sunggal, MR (22) dan M (22) sudah lama diintai oleh petugas Sat Narkoba Polrestabes Medan.

 

Bahkan pengintaian sudah dilakukan selama tiga hari.

 

Hal tersebut diungkapkan Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho dalam paparanya di RS Bhayangkara Medan. “Jadi anggota sudah mengintainya selama tiga hari. Setelah mendapati cukup bukti, barulah kedua tersangka ditangkap,” kata Sandi, Kamis (18/5/2017) sore.

 

Ia mengatakan, kedua tersangka merupakan jaringan narkoba Aceh. Bahkan hingga kini pihak kepolisian masih mengejar bandar besarnya.

 

“Barang bukti sabu-sabu dikemas dalam bungkususan bertuliskan aksara Tiongkok,”  tukasnya.

 

Sandi juga menegaskan kalau pihak kepolisian tidak main-main dalam pemberantasan narkoba, sesuai dengan perintah Kapoldasu untuk menumpas habis jaringan sabu yang masih ada di Medan.

 

“Kami akan tindak tegas siapa saja yang coba-coba mengedarkan narkoba di Kota ini,” tegasnya. (ring/pojoksumut)



loading...

Feeds