Pastikan Perkembangan Kasus Anthony Hutapea, GAPAI Sumut Datangi Kejari

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Gerakan Anti Penistaan Agama Islam (GAPAI) Sumatera Utara mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, kemarin (Kamis (18/5/2017) siang
Ini berkaitan dengan memastikan perkembangan kasus dugaan penistaan agama dengan tersangka Anthony Hutapea.

Namun setiba di Kejari Medan, beberapa pejabat di kantor korps Adhyaksa yang berada di Jalan Adinegoro itu tak berada di tempat, seperti Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) dan Kepala Seksi Intel (Kasi Intel) Kejari Medan sedang berada di luar kantor.

Akhirnya, kedatangan GAPAI Sumut ini diterima oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sindu Utomo di ruang kerjanya.

 

Koordinator Gerakan Anti Penistaan Agama Islam (GAPAI) Sumut (Ustad) Heriansyah mengatakan, kedatangan pihaknya didampingi bersama elemen GAPAI lain ke Kejari Medan untuk mencari tahu perkembangan kasus dugaan peniataan agama dengan tersangka Anthony Hutapea.

 

“Kami sebagai saksi pelapor mewakili seluruh elemen di GAPAI Sumut datang ke Kejari Medan untuk menanyakan informasi terkait perkembangan kasus dugaan penistaan agama dengan tersangka Anthony Hutapea. Kami akan kawal terus sampe masuk tahap proses pengadilan hingga keputusan hukum berkekuatan hukum tetap (incraht),” ujar Heriansyah, Kamis (18/5/2017).

 

Sindu Utomo yang menerima GAPAI Sumut mewakili pihak Kejari Medan kata Heriansyah berkomitmen untuk memproses kasus tersebut sesuai prosedur hukum.

 

“Dan kami apresiasi pihak Kejari yang memproses kasus ini sesuai dengan hukum,” ucapnya.

 

Heriansyah yang juga didampingi tim Kuasa Hukum GAPAI Sumut, Khairil Azmi menyebutkan, komitmen pihaknya mengawal proses hukum kasus tersebut hingga tuntas, lantaran sebagai umat Islam, pihaknya tidak ingin adanya perpecahan di Sumut dengan adanya pihak-pihak yang menistakan agama Islam.

 

“Maka itu, GAPAI Sumut meminta pihak Kejari Medan khususnya JPU yang memeriksa perkara ini benar-benar memberikan tuntutan seusai pasal yang berlaku, agar tidak muncul penista-penista agama lainnya,” ucap Khairil Azmi menambahkan.

 

GAPAI Sumut juga mengapresiasi pihak kepolisian dan pihak Kejari Medan yang dengan tanggap merespons perkara penistaan agama yang dilakukan sejauh ini.

 
“Kami akan bersikap santun dalam proses pengadilan perkara ini.
Untuk itu kami berharap agar pihak Kejari tidak setengah-setengah dalam melakukan pemeriksaan berkas perkara yang sudah dilimpahkan oleh pihak kepolisian,” ucapnya.
Dari informasi yang didapat dari pihak Kejari Medan, Anthony Hutapea saat ini tengah berada di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Tanjung Gusta Medan sebagai tahanan titipan Kejari Medan.

JPU Sindu Utomo membenarkan kedatangan pihak GAPAI Sumut ke Kejari Medan. “Jadi kedatangannya tadi menanyakan informasi mengenai perkara Anthony Hutapea. Sudah sejauh mana penanganannya. Mereka melihat di pemberitaan, akan segera disidang,” ujar Sindu.

 

Dari penjelasan Sindu ke GAPAI Sumut, bahwa saat ini tim penyidik masih melakukan pemberkasan surat dakwaan sebelum diadili di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

 
“Saya tadi jelaskan, memang telah ditahan tersangkanya dan saat ini sedang menunggu surat dakwaan sebelum disidangkan,” jelasnya.

 

 

Setelah mendapat jawaban dari Kejari Medan, GAPAI Sumut membubarkan diri secara tertib.
Sebelumnya, Kejari Medan menyatakan berkas milik Anthony Hutapea telah lengkap dan ditahan di Rutan Tanjung Gusta, Medan, Senin (15/5/2017).

Selama berada di dalam tahanan, Kejari Medan tengah menyiapkan surat dakwaan sebelum diadili sebagai terdakwa dugaan penistaan agama.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, Anthony Hutapea dilaporkan ke polisi karena menghina Nabi Muhammad di Facebook. (nin/pojoksumut)

 



loading...

Feeds