Rentetan Kasus Pembunuhan Belum Terungkap, Kapolda Desak Kapolrestabes Medan

Kapoldasu, Irjen Pol DR Rycko Amelza Dahniel 
foto : youtube

Kapoldasu, Irjen Pol DR Rycko Amelza Dahniel foto : youtube

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Sejumlah kasus pembunuhan di Medan masih belum terungkap. Hingga kini, pelakunya masih bebas berkeliaran.

 

Adapun kasus pembunuhan di wilayah hukum Polrestabes Medan itu antara lain, penemuan sosok pria bernama Aslamul Huda Nasution (31) yang tewas dibunuh di rumahnya di Jalan Pasar V, Lorong Abdul Halim, Dusun 14, Desa Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Senin (25/7 2016).

 

Kemudian, penembakan seorang wanita bernama Indri Wahyuni hingga tewas di depan rumahnya Kompleks Torganda, Jalan Asam Kumbang, Kecamatan Tuntungan, Senin (17/10/2016). Diduga penembakan ini dilatar belakangi perkara narkoba.

 

Selanjutnya, kasus penikaman yang menewaskan anak pengusaha showroom sepeda motor, Fahmi Rozi (20) yang ditikam di pelataran parkir Yanglim Plaza, Jalan Emas, Kecamatan Medan Area, Sabtu (19/11/2016).

 

Lalu, wanita berpakaian seksi bernama Irma Yani Safitri (25) warga Jalan Gambir, Pasar VIII, Tembung, ditemukan membusuk di semak-semak Jalan Sempurna, Pasar VII, Desa Sambirejo, Tembung, Kamis (19/1/2017).

 

Penemuan sosok mayat wanita kondisi terbakar di semak-semak Jalan Ampera III, Lorong Bengkok, Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Kamis (9/2/2017).

 

Selain itu, pada Kamis (6/4/2017) sosok mayat pria tanpa identitas ditemukan tergantung di pohon di seputaran Jalan H Anif, Dusun 24, Jati Asri, Kecamatan Percut Seituan.

 

Penemuan mayat tanpa identitas pria yang ditemukan di depan Rumah Sakit Mitra Persada Jalan Djamin Ginting, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Senin (17/4/2017). Saat ditemukan banyak luka dan kondisi mengenaskan.

 

Teranyar, kasus pembunuhan pelajar SMA bernama Johannes Gultom (15). Pemuda ini ditemukan bersimbah darah di lahan garapan, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Rabu (10/5/2017).

 

Terakhir, pada Jumat (12/5/2017), penjaga gudang di Central Busines District (CBD) Polonia bernama Kamal (50) warga Sei Mati, Kecamatan Labuhan ditemukan tewas di kamarnya.

 
Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel kepada wartawan, Jumat (19/5/2017), mengatakan, untuk dapat mengungkap sejumlah kasus pembunuhan harus memiliki beberapa bukti dan saksi.

 

Sehingga, kasusnya benar-benar terungkap dan pelakunya segera ditangkap.

 

Untuk itu, Kapolda Sumut mendesak Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho mengungkap sejumlah kasus pembunuhan di wilayah hukumnya.

 

“Saya minta kepada Kapolrestabes Medan agar secepatnya mengungkap sejumlah kasus pembunuhan,” tegasnya.

Sejauh ini, kata orang nomor satu di jajaran kepolisian Sumut ini, bahwa sebelumnya sudah mengungkap tiga kasus kasus pembunuhan yang terjadi di Sumatera Utara.



loading...

Feeds