Tebang Dahan Pohon Sukun di Garu III, Seorang Pekerja Tewas, Satu Terluka

Lokasi kejadian tempat pekerja memotong pohon sukun. Satu tewas dan satu terluka dalam kejadian ini.
foto : nin/pojoksumut

Lokasi kejadian tempat pekerja memotong pohon sukun. Satu tewas dan satu terluka dalam kejadian ini. foto : nin/pojoksumut

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Warga Jalan Garu III, Kecamatan Medan Amplas mendadak heboh, Jumat (19/5/2017) siang. Pasalnya, rencana pemilik rumah No 136 untuk membersihkan pohon sukun di pekarangan berakhir petaka.

Seorang pekerja bagian memotong dahan pohon sukun yang menjulang tinggi ditemukan tewas dan satu lainnya terluka terkena tegangan tinggi kabel listrik. Pohon sukun tersebut terlihat memang sudah sangat rimbun, dahannya sebagian juga menyentuh kumpulan kabel listrik.

Alhasil, warga langsung berbondong ke lokasi dan sempat membuat jalan sekitar macet. Polisi dan Camat setempat juga datang ke lokasi. Sayangnya, pemilik rumah enggan berkomentar. “Tanya saja ke polisi,” ujar seorang perempuan yang tampak pucat pasi.

Belum diketahui, identitas korban tewas dan terluka lainnya. Hanya saja, korban tewas telah dibawa ke RS Bhayangkara.

Sementara, pekerja lainnya yang selamat dibawa ke Polsek Patumbak. Polisi belum mau merinci perihal kejadian ini. “Kami bawa dulu dan nanti kami jelaskan di kantor,” ujar petugas setempat.

Camat Medan Amplas, Zulfakhri Ahmadi yang ada di lokasi mengatakan dirinya mengetahui kejadian begitu ditelepon lurah. Apalagi, kantor camat lokasinya di Garu III tersebut. Dan, dia belum tahu kronologisnya, karena begitu tiba korban sudah dibawa ke rumah sakit.

“Ini murni kecelakaan ya. Karena kabel induk itu telanjang tidak ada pelindungnya. Kemungkinan terkena kabel induk saat menebang, karena mereka menebang secara manual,” ujarnya kepada pojoksumut.com.

Zulfakhri mengimbau kepada warga yang di pekarangannya terdapat pohon tinggi dan menjulang dekat kabel listrik agar menghubungi Dinas Pertamanan Kota Medan. “Karena yang punya alat kan Dinas Pertamanan, dan dari segi keamanan lebih terjamin. Agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” pungkasnya. (nin/pojoksumut)



loading...

Feeds