USU Juara Favorit I Pekan Inovasi Pemprovsu 2017

 

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil menjadi Juara Favorit I tingkat Perguruan Tinggi pada Pekan Inovasi Sumatera Utara (5th Annual Event Pekan Inovasi Sumatera Utara 2017), yang diselenggarakan oleh Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) di Lapangan Merdeka Medan baru-baru ini.

 

USU menjadi Juara Favorit I setelah menyisihkan 11 universitas di Sumut yang juga mengikuti pekan inovasi tersebut.

 

Dalam kegiatan yang dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Ir H Tengku Erry Nuradi, USU menampilkan beberapa inovasi yang diciptakan oleh dosen dan mahasiswa. Diantaranya Tenaga Uap Air, Alat Pendeteksi Diabetes Melalui Nafas, Alat Pengering Ikan Asin Tenaga Surya, Alat Pendeteksi Kelembapan Tanah dari Limbah Cangkang Hewan Laut dan Lampu Hias Pintar (inovasi dari program studi Fisika FMIPA USU).

 

Selain itu, Chitin Chitosan Capsule untuk mengurangi lemak jahat dalam tubuh (inovasi dari program studi Kimia FMIPA USU) serta Pembuatan Aplikasi Pendidikan dari Pusat Inkubator Cikal USU.

 

Mahasiswi Fisika S1 Semester VI USU, Rica Asrosa menuturkan, kesuksesan tim inovasi USU tidak terlepas dari dukungan penuh Rektor USU Prof Dr Runtung SH MHum dan Wakil Rektor III USU Bidang Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Kerjasama Drs Mahyuddin KM Nasution MIT PhD. Tim inovasi USU sendiri diketuai Dr Tulus Ikhsan Nasution beserta anggotanya seperti Prof Dr Harry Agusnar, Dr Susilawati, Dr Irwana Nainggolan dan Prof Dr Ritha Dalimunthe MSi serta dibantu oleh beberapa orang mahasiswa program studi Fisika.

 

Kata dia, inovasi yang menarik banyak perhatian pengunjung yaitu alat pendeteksi diabetes melalui napas. Salah satu dari ratusan pengunjung yang berpartisipasi menguji alat pendeteksi diabetes melalui nafas adalah istri Gubsu Ibu Evi Diana Sitorus.

 

“Alat pendeteksi diabetes melalui napas ini memiliki keunggulan dibandingkan alat ukur yang menggunakan sampel darah. Alat ini tidak menyakitkan, praktis dan lebih akurat serta lebih canggih karena data langsung dapat dibaca di handphone,” jelas Rica sembari menyebutkan, alat ini juga sedang dalam proses pematenan di Lembaga HAKI Kemenkumham, Jumat (19/5/2017).

 

Muhammad Balyan yang baru saja menyelesaikan studi S1-nya dari prodi Fisika menambahkan, khusus untuk produk inovasi Panel Pembangkit Listrik Tenaga Uap Air sudah memperoleh PATEN dari Lembaga HAKI Kemenkumham. Hasil penelitiannya telah diseminarkan pada international conference on advances in functional materials 2016, di Korea Selatan dan dipublikasikan pada Jurnal Key Engineering Materials (indeks scopus).

 

“Panel Pembangkit Listrik Tenaga Uap Air ini merupakan sebuah inovasi baru di bidang konversi energi. Sebab, mengkonversi uap air menjadi listrik tanpa turbin,” katanya.

 

Sementara, Rektor USU Prof Runtung melalui Wakil Rektor III USU Drs Mahyuddin KM Nasution PhD mengaku bangga dengan perolehan yang dicapai oleh tim inovasi USU pada gelaran tersebut. Runtung berharap agar dosen dan mahasiswa USU yang mengikuti ajang itu tidak berpuas diri.

 

“Dosen dan mahasiswa dapat terus meningkatkan kemampuan penelitian serta inovasinya setiap tahun. Sehingga, mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain tidak hanya dari Sumatera Utara tetapi juga dengan perguruan tinggi di luar Sumatera Utara,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui, kegiatan Pekan Inovasi Sumatera Utara ini diikuti oleh sekitar 71 instansi/perusahaan di Sumut.

 

Pameran ini dikemas secara profesional dengan kegiatan pendukung yang saling terkait, seperti Pameran Pembangunan (Inovasi dan Investasi Daerah), Pagelaran Seni dan Budaya Nusantara, Seminar/Dialog, Festival Musik, Lomba Mewarnai, Festial Tari Etnik, Hiburan Rakyat, dan lain-lain. (fir/pojoksumut)



loading...

Feeds

UISU Menuju Research University

"Langkah itu, merupakan upaya konkrit dalam mencapai target UISU dari teaching university menjadi research university. Oleh karena itu, diharapkan terjadi …