Simak! Pengakuan Pria yang Dihujat, Gara-gara Minta Uang Parkir di Alfamart

Jukir yang dikecam karena arogan, Yudi (kiri) bersama pihak Dpk Lira Medan Denai, dalam proses klarifikasi kejadian.
foto : Instagram Dpk Lira Medan Denai

Jukir yang dikecam karena arogan, Yudi (kiri) bersama pihak Dpk Lira Medan Denai, dalam proses klarifikasi kejadian. foto : Instagram Dpk Lira Medan Denai

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Kasus Yudi, juru parkir (Jukir) yang belakangan ini menjadi perhatian media sosial lantaran video aksinya berdebat dengan pelanggan di depan Alfamart Medan Denai beredar.

Yudipun sempat masuk dalam radar tim Pemburu Preman seiring fotonya disebar akun Instagram resmi Polda Sumut. Lalu bagaimana tanggapan pria yang wajahnya kini bak artis wara-wiri di medsos ini?

Satu video yang diunggah Facebook dan Instagram Lira Medan Denai mengungkap sisi lain dari hasil wawancara dengan Yudi. Video tersebut diambil hanya beberapa saat tingkah Yudi disorot sebagai Jukir yang arogan.

“Barusan wawancara langsung, dngan artis media Online.. Bernama YUDI. Dpk Lira Denai melihat mendengar dan berbuat.. Yag mau lihat video nya boleh lihat di fb saya. Fahrurrozi Rozi. Atu Di DPK LIRA MEDAN DENAI,” tulis pemilik akun Lira Denai dengan memajang foto usai tanya jawab dengan Yudi.

Dalam video yang juga disebarkan Medan Info 88, Yudi mengaku sebagai jukir resmi dari Dinas Perhubungan Medan. Diapun menunjukkan kartu serta surat tugasnya sebagai jukir.

Diapun mengaku minta maaf karena bertengkar dengan ibu di depan Alfamart tersebut. Namun, dia tampak tak terima jika Alfamart disebut bebas parkir, padahal menggunakan badan jalan untuk pelanggannya yang singgah.

Terlebih, pada saat kejadian sejatinya Yudi berdebat dengan pelanggan berkendara bermotor tukang bubur yang diperbolehkan berjualan di depan Alfamart. “Cuma mencari Rp2 ribu daripada saya membegal, mencuri. Saya intinya bukan pungli bang, saya resmi bang. Kenapa bebas parkir di Alfamart padahal makai badan jalan. Kok bisa mereka bebas parkir, sementara dari atas setoran harus cukup,” ujarnya.

Dia mengatakan bukan sok preman atau arogan. “Kalau saya dibilang salah, saya orang yang tobat cari pekerjaan halal, kalau yang halal saja salah bagus mati saja, hanya hanya minta dua ribu,” jelasnya.

Diapun meminta Camat Denai untuk menyelesaikan kasusnya yang sudah viral. “Ada empat orang lagi yang harus diberikan makan, istri dan anak-anak,” ujarnya.

Berikut video wawancara Yudi dengan pihak Lira Medan-Denai.

Sigap juga Camat LIRA Medan Denai menanggapi hal ini., salut bos… #RepostSave @liradenai with @repostsaveapp · · · Wawancara ekslusif antara Camat Lira Denai ( FR NASUTION) dengan juru parkir yg baru" ini viral di media sosial.. dalam vidio ini camat lira denai ingin meminta keterangan atau klarifikasi dari kejadian yg kemarin menjadi sorotan publik media sosial. Pak Camat Lira Medan Denai pun telah memberikan solusi dan menengahi atas masalah yg terjadi tersebut, dan juru parkir itu pun mengakui kesalahan nya dan telah meminta maaf yg sebesar besar nya atas kejadian itu. Kami menghimbau kepada masyarakat khusus nya yg berada di wilayah medan denai sekitar untuk selalu melaporkan apabila ada kejadian atau keluhan yg dialami oleh masyarakat di wilayah denai. Kami memastikan DPK LIRA MEDAN DENAI akan menindak lanjuti laporan tersebut dengan cepat dan akan memberikan solusi. Vidio lengkap cek di channel youtube DPK LIRA MEDAN DENAI @lira_medan_denai @m_dwi_aulia_akbar @medaninfo88 @medantrending @ceritamedancom @feby_tasya @wartapunyamedan @taukotembung #LIRA #Lumbunginformasirakyat #Dpkliradenai #liradenai#medaninfo88

A post shared by Medan Info 88 (@medaninfo88) on

(nin/pojoksumut)



loading...

Feeds