Kisah Polisi AS Jadi Mualaf, setelah Selidiki Kasus Ahok dan Label Islam Radikal di Indonesia

Robert Smith saat mengucap kalimat syahadat.
foto :  Facebook @kristiantohanny

Robert Smith saat mengucap kalimat syahadat. foto : Facebook @kristiantohanny

POJOKSUMUT.com, BEBERAPA hari ini, jagad media sosial (medsos) dihebohkan dengan fakta Seorang polisi militer (PM) Departemen Pertahanan Amerika, Robert Smith menjadi mualaf setelah menyelidiki kasus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Indonesia.

Robert Smith memutuskan masuk Islam dengan bantuan team Sahabat Dakwah Mualaf Center Darussalam di Masjid Darussalam Kota Wisata Cibubur, Kamis (25/5/2017) lalu.

Selama di Indonesia, Robert Smith menemukan banyak fakta tentang umat Islam dan Ahok. Ia menemukan fakta bahwa Ahok tidak amanah saat mewarisi jabatan gubernur DKI Jakarta yang ditinggalkan Joko Widodo.

Menurut dia, Ahok berbeda karakter dengan Presiden Jokowi yang santun dan lembut. Ahok banyak melanggar HAM dan mengingkari janji pilkada dengan menggusur rakyat miskin.

Smith juga menemukan fakta Ahok lebih berpihak kepada sekelompok orang, bahkan ingin melegalkan pelacuran, menginvestasikan uang rakyat untuk melegalkan minuman keras, kata-katanya kasar, kotor, menghina iman ummat muslim, sering menzalimi serta melukai jutaan umat Islam

Puncaknya Ahok menghancurkan dua masjid dan tidak dibangun kembali. Dua masjid itu yakni Masjid Baitul Arif di Jatinegara, Jakarta Timur dan Masjid bersejarah Amir Hamzah di Taman Ismail Marzuki (TIM).

Pengakuan Robert Smith disampaikan oleh Sekjen Mualaf Center Indonesia, Hanny Kristianto melalui akun Facebooknya.

Berikut ini postingan lengkap Hanny Kristianto terkait Robert Smith masuk Islam.



loading...

Feeds