Riyad Mahrez Tak Sabar Hengkang dari Leicester

 Riyad Mahrez memastikan akan hengkang dari Leicester City pada musim panas ini. (AFP)

Riyad Mahrez memastikan akan hengkang dari Leicester City pada musim panas ini. (AFP)

 

POJOKSUMUT.com, Pemain sayap asal Aljazair, Riyad Mahrez, mengumumkan akan pergi dari Leicester City pada musim panas ini. Namun, dia belum mengungkapkan klub destinasi berikutnya.

Karier Mahrez di Leicester City sudah mencapai puncak pada musim lalu saat menjuarai Premier League dan meraih gelar PFA Player of The Year dengan koleksi 17 gol. Namun, performanya merosot tajam pada musim ini seiring prestasi Leicester yang juga terjun bebas di Premier League.

Di Liga Champions, Leicester memang mampu menembus babak perempat final sebelum disingkirkan Atletico Madrid. Sial bagi mereka karena musim depan tak bisa tampil lagi di Liga Champions seiring prestasi merosot di Premier League.

“Dengan kekaguman dan respek yang besar terhadap Leicester City, saya ingin benar-benar jujur dan transparan terhadap klub. Karenanya, saya memberi tahu bahwa rasanya sekarang adalah waktu tepat bagi saya untuk pergi,” ucap pemain berumur 26 tahun itu.

Mahrez, sejatinya sudah berniat pergi sejak akhir musim 2015-2016. Namun, pemilik klub mendesaknya agar mau bertahan semusim lagi.

Mahrez pun menerimanya, tapi juga menepati janji untuk hengkang pada musim panas ini demi tampil reguler di Liga Champions.

“Saya sudah berbicara dengan chairman (Vichai Srivaddhanaprabha) pada musim panas lalu.”

“Kami sepakat pada saat itu bahwa saya akan tinggal selama satu tahun lagi untuk membantu klub sebaik mungkin setelah transisi memenangi gelar liga dan lolos ke Liga Champions,” urai Mahrez.

“Namun, saya sangat ambisius dan merasa bahwa inilah saatnya untuk beralih ke pengalaman baru.”

“Saya selalu menikmati hubungan baik dengan chairman dan semua orang di klub, dan saya harap dapat membalas keyakinan yang ditunjukkan kepada saya melalui performa dan komitmen di lapangan selama saya berada di sini,” sambungnya.

Mahrez bergabung dengan Leicester pada 2014 setelah malang-melintang di Prancis bersama Quimper dan Le Havre.

Semula, pencari bakat Leicester, Steve Walsh, memantau rekan Mahrez di Le Havre. Namun, dia justru kepincut dengan aksi Mahrez hingga pada 11 Januari 2014 diboyong ke Inggris dengan kontrak 3,5 tahun.

“Saya telah memiliki empat musim terbaik dalam karier saya di Leicester dan mendapat cinta setiap saat. Saya merasa bangga karena telah menjadi bagian dari apa yang telah kami capai selama ini di klub, yang berpuncak pada menjadi juara Primier League,” kenang pria kelahiran Sarcelles, Prancis itu.

“Hubungan saya dengan klub dan fans yang luar biasa adalah sesuatu yang akan saya hargai selamanya dan saya sungguh berharap mereka akan mengerti dan menghargai keputusan saya,” pungkasnya.

Sejauh ini, belum ada indikasi kuat kemana Mahrez akan berlabuh. Namun, beredar kabar Paris Saint-Germain dan Arsenal sudah mencuri start untuk merayunya.

(ira/JPG/sdf)



loading...

Feeds