Masya Allah, Pak Polisi Ini Meninggal Saat Sedang Ceramah

 Aiptu Sahabi (51) saat berceramah dalam lomba kultum yang digelar Polres Tangerang Selatan, Selasa (30/5/2017). (indopos/JawaPos.com)

Aiptu Sahabi (51) saat berceramah dalam lomba kultum yang digelar Polres Tangerang Selatan, Selasa (30/5/2017). (indopos/JawaPos.com)

POJOKSUMUT.com, TANGSEL– Kejadian mengharukan terjadi di Polres Tangerang Selatan (Tangsel).

Salah satu anggota Bhabinkamtibmas Polsek Serpong, Aiptu Sahabi (51) meninggal dunia saat berceramah dalam lomba kuliah tujuh menit (kultum) yang digelar di Mapolres Tangsel.

Menurut Kapolres Tangsel, AKBP Fadli Widianto, Aiptu Sahabi meninggal saat tampil ceramah pada lomba kultum yang digelar di Masjid An-Nur yang berlokasi di Markas Polsek (Mapolsek) Serpong usai zuhur, Selasa (30/5).

Penyebab kematian salah satu bintara tinggi itu karena serangan jantung tiba-tiba saat tampil ceramah dalam kegiatan Ramadan. Aiptu Sahabi meninggal saat ceramah di menit kelima.

”Sedikit lagi mau selesai ceramahnya, tiba-tiba kena serangan jantung,” paparnya.

Dia juga mengakui, kalau bawahannya itu memang memiliki riwayat penyakit jantung.

”Saya dapat kabar duka ini saat mau pulang ke Mapolres Tangsel setelah rapat pengamanan di Polda Metro Jaya,” katanya seperti dikutip dari INDOPOS, sebagimana dilansir dari fajaronline.com (Jawa Pos Group).

Fadli mengaku, detik sebelum Aiptu Sahabi mengembuskan napas terakhirnnya, anggota Bhabinkamtibmas itu masih menyempatkan diri mengajukan permohonan maaf kepada para jemaah yang hadir dalam lomba kultum Ramadan di masjid tersebut.

Usai meminta maaf itu, serangan jantung menyerang Aiptu Sahabi. Selanjutnya anggota polisi yang bertanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban di Kelurahan Pakualam, Kecamatan Serpong Utara itu ambruk.

Menurutnya juga, selama menjalankan tugas sebagai Bhabinkamtibmas di Kelurahan Pakualam, Kecamatan Serpong Utara, Aiptu Sahabi dikenal sangat aktif. Bahkan, hampir seluruh warga di tempatnya bertugas mengenal sosok polisi tersebut.

Kapolsek Serpong Kompol Didik Dwi Kuncoro mengaku terkejut dengan tragedi yang menimpa Aiptu Sahabi.

Pasalnya, selama ini anggotanya itu tidak pernah mengeluh sakit selama bertugas. Meski, dia memiliki riwayat penyakit jantung.

(fjr/sad/JPG)



loading...

Feeds